JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dinas Peternakan Karanganyar Temukan Hewan Kurban Belum Cukup Umur Dijual

Dinas Peternakan Karanganyar Temukan Hewan Kurban Belum Cukup Umur Dijual

93
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR – Tim dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, menemukan sejumlah kambing dan domba kurban yang belum cukup umur yang dijual di pasaran, dan diduga untuk hewan Kurban.

Hal tersebut diketahui setelah tim dari Disnakan yang dipimpin langsung oleh kepala Disnakan, Sumijarto, melakukan pengecekan kesehatan terhadap sejumlah hewan Kurban yang diujual oleh pedagang yang berada di pinggir jalan Solo – Tawangmangu, Senin (21/9/2015).

“Setelah kita lakukan pengecekan, oleh tim. Dari tiga lokasi yang kita cek, Ada belasan hewan yang diketahui belum powel yang tetap dijual,” terang Faturahman, salah satu dokter Hewan Disnakan.

Tak hanya menemukan hewan kurban yang belum powel, tim juga menemukan sejumlah hewan yang terkena penyakit Pingeye yang dijual dipasaran. Pihaknya berharap kepada masyarakat agar berhati – hati dan selalu memeriksa hewan kurban yang akan dibeli.

“Kami hanya berharap agar warga masyarakat itu dapat memilih hewan kurban yang baik, karena disini kita banyak menemukan hewan yang belum powel dan ada penyakit pingeye yang masih dijual di pasaran. Memang dari segi postur tubuh itu sudah besar, akan tetapi dari segi kedewasaan atau powel, masih ada yang belum memenuhi syarat,” terang Fatur.

Disisi lain, kepala Disnakan Sumijrato, yang saat itu juga berada di lokasi, saat ditanya terkait dengan apakah ada sanksi bagi pedagang yang ketahuan menjual hewan kurban yang belum powel.

Sumijarto mengaku, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa terkait dengan adanya temuan tersebut. Pasalnya, dinas hanya melakukan pengecekan kesehatan saja terkait dengan hewan kurban yang dijual oleh penjual.

“Kita hanya melakukan pengecekan kesehatan saja, kalau untuk sah atau tidaknya hewan kurban tersebut untuk dikurbankan, itu nanti urusan dari Kementrian Agama (Kemenag), tapi kalau sesuai dengan aturan yang ada, hewan yang akan dikurbankan itu harus sudah cukup umur atau giginya sudah powel,” kata Sumijarto.

Sementara itu, menurut salah satu penjual hewan kurban Hj.Suparmi mengaku, hewan kurban tersebut dibeli dari daerah Wonogiri, pihaknya mengaku meskipun belum powel, kalupun sudah lebih dari 1 tahun dan mempunyai pustur tubuh yang sudah besar, layak untuk dikurbankan.

“Ya tetap dijual mas, karena meski belum powel, umur kambing itu sudah lebih dari satu tahun,” jelas Suparmi.

Rudi Hartono