Dua Anggota Brimob Polda DIY Dihajar Gerombolan Tak Dikenal

Dua Anggota Brimob Polda DIY Dihajar Gerombolan Tak Dikenal

105
ilustrasi
ilustrasi

JOGJA– Dua anggota Brimob Polda DIY menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pengendara sepeda motor di jalan Sisingamangaraja, Mergangsan, Yogyakarta, Selasa (8/9) dini hari.

Keduanya adalah Ervania Dian Natalia dan Haris Satya Navianto. Akibat kejadian tersebut keduanya mengalami luka di beberapa bagian anggota tubuh.

Ervania Dian Natalia, warga Pakem Sleman, mengalami luka lecet pada telapak tangan sebelah kiri serta sobek pada pipi sebelah kanan akibat terkena benda tumpul yang digunakan salah seorang pelaku.

Sedangkan rekannya, Haris Satya Navianto warga Mlati, Sleman mengalami luka memar pada mata sebelah kiri dan sakit kepala setelah terkena pukulan.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Pri Hartono membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut.

Dirinya menuturkan, kini pihaknya masih meminta keterangan dari pihak korban serta saksi.

“Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) sudah. Kami kan harus dalami laporan itu. Untuk motif penganiayaan belum diketahui,” terangnya.

Dari informasi yang didapatkan, kejadian penganiayaan itu terjadi saat kedua korban bersama beberapa rekannya sedang dalam perjalanan ke arah utara menuju kompleks asrama Brimob Baciro.

Saat melintasi jalan Sisingamangaraja, tepatnya persimpangan Prawirotaman, kedua korban yang berboncengan bertemu dengan kelompok pengendara yang sedang berjalan menuju ke arah jalan Sisingamangaraja.

Para pelaku selanjutnya berada di belakang kedua korban.

Namun tiba-tiba, sebelum sampai di pertigaan jalan tersebut, para pengendara tadi langsung memepet kendaraan korban dan menendangnya.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, akan tetapi akhirnya terjatuh dari sepeda motor.

Kemudian para pengendara langsung mengeroyok dan menganiaya kedua korban. Salah seorang pelaku yang membawa benda tumpul juga sempat menyarangkan pukulannya ke tubuh korban.
Meski korban sudah mengaku anggota Brimob, para pelaku tidak menghentikan aksi pengeroyokan tersebut.

Tribun Jogja | Jihad Akbar

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR