Dua Pasang Calon Pilkada Solo Terindikasi Lakukan Pelanggaran

Dua Pasang Calon Pilkada Solo Terindikasi Lakukan Pelanggaran

75
ilustrasi
ilustrasi

SOLO – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Solo segera menindaklanjuti laporan dan temuan pelanggaran dari kedua pasangan calon (Paslon) kepala daerah.

Hari ini, Panwaslu dijadwalkan untuk rapat bersama Tim Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu). “Sudah ada laporan pelanggaran Kampanye AFI (Anung Indro Susanto dan M Fajri). Selain itu, ada pula temuan dari petugas kami pada Kampanye Rudy-Purnomo (FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo). Itu yang akan kami kaji bersama Gakkumdu,” kata Anggota Panwaslu Budi Wahyono, Selasa (1/9/2015).

Baca Juga :  Ratusan Siswa Sulap Sawah Kering di Seberang Kampus Unisri Jadi Lautan Merah Putih

Dia menjelaskan, indikasi pelanggaran AFI itu terjadi pada saat kampanye dialogis yang digelar di Panti Wredha Dharma Bakti, Laweyan, Senin lalu. Budi menegaskan, gedung milik pemerintah dilarang dipakai untuk kampanye.

“Meski pun di media di sampaikan, Pak Anung berdalih hanya menemui penghuni panti, tetapi lokasinya berada di gedung milik pemerintah. Ada aturan jelas soal itu. Kami juga mendapat informasi soal dugaan money politic di lokasi itu, namun kami butuh bukti yang cukup,” paparnya.

Baca Juga :  Rutan Tahanan Pamerkan Hasil Karya Warga Binaan

Sementara indikasi pelanggaran Rudy-Pur terjadi pada saat pertemuan warga Pucangsawit yang melibatkan perangkat kelurahan, belum lama ini. Indikasi pelanggaran itu merupakan hasil temuan pengawas di lapangan. “Soal keterlibatan PNS dalam pertemuan tersebut akan kami dalami lagi,” kata dia.

Dini Tri Winaryani

BAGIKAN