Duh, Singa Betina Ini Tewas Diterjang Peluru Saat Berkeliaran di Jalan Tol

Duh, Singa Betina Ini Tewas Diterjang Peluru Saat Berkeliaran di Jalan Tol

47
Seekor Singa Afrika berada dalam kandang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo, Rabu (20/05/2015). Singa tersebut merupakan pertukaran satwa antara Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo dengan Kebun Binatang Banjarnegara dengan 3 ekor Kangguru Tanah dan Seelor Beruk. Foto: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan
Ilustrasi Foto: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan

CHINA– Polisi China menembak mati seekor singa betina yang berkeliaran di jalan tol. Hewan yang dilindungi itu diduga melompat dari truk saat melewati jalan tol di daerah Anhui, bagian timur China. Dan bukan rahasia lagi penjualan satwa langka menjadi fenomena yang biasa di China.

Aparat kepolisian menembak lebih dari 20 kali untuk membunuh singa tersebut karena akan memakan waktu terlalu lama jika harus mengambil dahulu senjata bius, demikian dilaporkan portal Anhuinews.com.

Baca Juga :  Perenang Muda Kota Solo Pilih Konsentrasi ke Jakarta

Hewan yang dikenal raja padang savana itu diduga bisa keluar dari kandang yang pintunya longgar, lalu melompat ke jalan.

Dia kemudian tertabrak oleh truk lain seingga mengalami luka.

Singa tersebut kemudian berjalan menuju area kantor pelayanan jalan tol.Salah seorang staf mencoba memasang barikade agar singa tersebut tidak masuk ke kantor.

“Mungkin karena dia lelah atau melihat terlalu banyak mobil, singa tersebut berhenti dan berbaring,” kata sebuah laporan yang mengutip Zhang Shuke, salah satu staf pelayanan jalan tol di Anhui.

Baca Juga :  Ini Semangat Juang Penderita Kanker Payudara yang Patut Diapresiasi

Kebuntuan itu berlangsung setengah jam sebelum polisi tiba dan memutuskan untuk menembak binatang tersebut “demi melindungi kehidupan masyarakat,” kata laporan itu.

Tidak ada seorang pun yang mengklaim singa betina itu. Aparat mencurigai pemiliknya takut dihukum atas kepemilikan ilegal hewan yang dilindungi.

Tribunnews

BAGIKAN