JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Fasilitas Menyusui di Pemkab Klaten Dinilai Minim

Fasilitas Menyusui di Pemkab Klaten Dinilai Minim

115
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

KLATEN – Penyediaan ruang laktasi (tempat memerah atau menyusui) masih kurang diperhatikan Pemkab Klaten.

Padahal, kabupaten ini telah memiliki perda 7/2008 mengenai Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan ASI Ekslusif, yang mengamanatkan penyediaan ruangan tersebut.

Rianti (34) satu diantaranya, warga Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes itu, harus menyusui Kayla, anaknya yang baru berusia tiga bulan, di tengah-tengah khalayak ramai, ketika mengurus kartu keluarga di Disdukcapil Klaten.

Tak punya pilihan lain, ia pun harus menghadap tembok untuk menyembunyikan aktifitas privatnya itu.

Ketika ditemui pewarta Tribun Jogja, dirinya mengaku agak terganggu saat menyusui di tempat publik. Namun apa daya, Rianti harus memberikan ASI kepada anaknya.

“Agak terganggu juga sih kalau harus menyusui di sini. Namun mau gimana lagi ya,” ucapnya, Jumat (25/9/2015) lalu. Ditanya mengenai fasilitas ruang laktasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klaten, Raianti mengaku tak mengetahui.

Tribun Jogja | Padhang Pranoto