JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Gubernur Ganjar Dorong Warga Bersekolah di Universitas Terbuka

Gubernur Ganjar Dorong Warga Bersekolah di Universitas Terbuka

168
BAGIKAN
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo

KARANGANYAR – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong sejumlah warga masyarakat yang sampai saat ini belum mempunyai kesempatan mengeyam pendidikan tinggi, untuk dapat berkuliah di Universitas Terbuka.

Tak hanya kepada masyarakat saja, Gubernur juga mendorong kepada sejumlah pegawai dari lingkungan pemerintahan untuk dapat melanjutkan pendidikannya di UT, jika mereka tidak bisa menmpuh perkuliahan di universitas regular.

“UT ini bisa menjadi perguruan tinggi alternatif, jika tidak ada yang belum atau tidak berkesempatan belajar di perguruan atau univeritas regular. Di UT ada kesempatan yang bisa dimanfaatkan, sehingga warga masyarakat tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa kuliah,” kata Gubernur, usai meresmikan gedung baru Unit Program Belajar Jarak Jauh – Universitas Terbuka (UPBJJ-UT), di Jalan Raya Solo-Tawangmangu KM 9,5 Sapen, Mojolaban, Sukoharjo, Senin (14/9/2015).

Menurut Gubernur,  UT bisa memfasilitasi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi, dengan sistem yang fleksibel. Lantaran fasilitasnya sangat mendukung. Belajar jarak jauh, ada tutorial, serta ada e-book untuk bahan belajar.

“Saya mendorong itu. Mumpung Gubernur-e aku, saya izinkan kalau ada yang mau kuliah. Kami menawarkan untuk dapat masuk di UT ini. Karena ini berkaitan membangun sumber daya manusia di Jateng yang berkualitas. Mungkin dulu mereka mikir-mikir, bagaimana kariernya kalau ditinggal kuliah,” terangnya.

Di sisi lain, Rektor UT Prof Ir Tian Belawati M.Ed Ph.D dalam sambutannya mengatakan, ada 34 program studi yang bisa dipilih masyarakat jika ingin kuliah di UT. Di seluruh Indonesia, ada 39 kantor layanan, dengan satu di antaranya kantor layanan khusus untuk mahasiswa UT di luar negeri.

“Dengan pembangunan gedung baru ini, kita harapkan agar nantinya mahasiswa dan sejumlah pegawai dapat menikmati fasiltas pendidikan yang kita siapkan, dan mempermudah agar proses belajar mengajar semakin baik,” kata Tian.

Rudi Hartono