JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Harga Emas Berjangka Naik Tertekan Pelemahan Dolar

Harga Emas Berjangka Naik Tertekan Pelemahan Dolar

71
BAGIKAN
Ilustrasi: Joglosemar/ Maksum Nur Fauzan
Ilustrasi: Joglosemar/ Maksum Nur Fauzan

CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada pada Selasa (Rabu 2/9/2015 pagi WIB), didorong dolar AS yang menunjukkan pelemahan.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 7,3 dolar AS, atau 0,64 persen, menjadi menetap di 1.139,80 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Indeks dolar AS turun 0,56 menjadi 95,39 pada pukul 18.05 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor.

Emas berada di bawah tekanan tambahan karena laporan yang dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan indeks pembelian menajer (PMI) datang lebih rendah dari perkiraan 51,1. Analis mengatakan ini adalah tingkat pertumbuhan paling lambat untuk sektor manufaktur sejak Mei 2013.

Analis percaya kenaikan harga emas hanya bersifat sementara dan selama kemungkinan adanya kenaikan suku bunga AS, emas akan tetap di bawah tekanan.

Perak untuk pengiriman Desember naik 3,4 sen, atau 0,23 persen, menjadi ditutup pada 14,62 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 2,1 dolar AS, atau 0,21 persen, menjadi ditutup pada 1.008,40 dolar AS per ounce.

Antara