Hutan Gunung Merbabu Kembali Terbakar

Hutan Gunung Merbabu Kembali Terbakar

92
Hutan di Merbabu terbakar. Foto: Joglosemar/Ario Bhawono
Hutan di Merbabu terbakar. Foto: Joglosemar/Ario Bhawono

BOYOLALI – Kebakaran hutan kembali terjadi di Gunung Merbabu untuk kesekian kalinya di musim kemarau ini, Senin (28/9/2015).

Sedikitnya belasan hektare hutan di sisi timur Merbabu, yang masuk di wilayah Kecamatan Ampel terbakar dan mengeluarkan asap pekat.

Informasi yang diterima Joglosemar menyebutkan, kebakaran kali pertama dilaporkan oleh Suripno, Ketua Remaja Merbabu Pecinta Alam (Rempala), Minggu (27/9/2015) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Api diketahui terlihat di kawasan hutan Merbabu yang ada di atas Dukuh/Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel.

Baca Juga :  Perenang Muda Kota Solo Pilih Konsentrasi ke Jakarta

Laporan kebakaran hutan tersebut diterima Pj Kepala Desa Ngagrong, Sutardi, yang kemudian diteruskan ke Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb).

Selain itu menurut Sutardi, pihaknya bersama warga desa dan dibantu belasan anggota Rempala kemudian berupaya naik ke atas untuk pemadaman.

“Kebakaran ada di ketinggian 2.000-2.500 meter di atas permukaan laut (Mdpl), atau sekitar tujuh km dari permukiman warga terdekat,” terang Sutardi.

Menurutnya, butuh waktu sekitar 5-6 jam untuk sampai ke titik lokasi kebakaran. Upaya pemadaman dilakukan secara manual, yakni dengan menggunakan alat gepyok dan sebagainya.

Baca Juga :  Ini Semangat Juang Penderita Kanker Payudara yang Patut Diapresiasi

Kondisi medan yang terjal dan cuaca yang tidak bersahabat, di antaranya hembusan angin yang cukup kencang membuat upaya pemadaman sulit dilakukan lantaran api dengan cepat menjalar ke tempat lainnya.

“Titik api di kawasan Sabana II dan sekitarnya, vegetasi yang terbakar seperti edelweiss, rerumputan, serta tanaman perdu. Kurang lebih 12 hektare yang terbakar,” ungkap dia.

Ario Bhawono

BAGIKAN