Ini Alasan Budi Waseso Tak Setujui Pengguna Narkoba Direhabilitasi

Ini Alasan Budi Waseso Tak Setujui Pengguna Narkoba Direhabilitasi

62
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Budi Waseso, mengaku tidak setuju penyalahguna narkotika mendapatkan kesempatan menjalani rehabilitasi.

Dia menilai pemberian rehabilitasi kepada penyalahguna narkotika membuat negara merugi telah mengeluarkan biaya. Upaya yang digunakan untuk penyembuhan penyalahguna narkotika itu dinilai tidak memberikan efek jera.

“Negara rugi dua kali. Generasi dirusak, negara juga menanggung biaya. Kenapa orang berani mencoba-coba. Hal ini karena hukuman ringan dan masuk kategori rehabilitasi,” ujar Buwas ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/9).

Baca Juga :  Kokam Muhammadiyah Turut Jaga Jebres Bersalawat

Rehabilitasi terhadap penyalahguna narkotika diatur di dalam pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Di aturan itu disebutkan “Pecandu Narkotika dan Korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial”

Baca Juga :  Wisuda FSRD ISI Surakarta Bertemakan Garden Party

Oleh karena itu, menurut mantan Kabareskrim Polri tersebut, diperlukan evaluasi terhadap aturan tersebut. Sehingga, ke depan ada aturan yang tegas sebagai efek jera penyalahguna narkotika.

“Ada efek jera baik orang yang akan mencoba-coba atau bandar, bahkan pabriknya,” tambahnya.

Tribunnews

BAGIKAN