Ini Hukuman yang Akan Diterapkan Budi Waseso Bagi Pengguna Narkotika

Ini Hukuman yang Akan Diterapkan Budi Waseso Bagi Pengguna Narkotika

59
Bantah Pencopotan Jabatan Kepala Bareskrim Polri. Komjen Pol Budi Waseso mengacungkan Ibu jari usai memberikan keterangan kepada wartawan terkait pemberitaan tentang pencopotan jabatannya sebagai Kepala Bareskrim Polri di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/9). Dalam keterangannya Budi Waseso membantah berita tersebut. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Budi Waseso. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA – Penyalahguna narkotika akan ditempatkan di sebuah tempat khusus berbeda dengan narapidana kasus lainnya. Ini merupakan usulan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Budi Waseso.

Untuk mewujudkan hal tersebut, maka menurut mantan Kabareskrim Polri itu, diperlukan persetujuan dari pemerintah. Usulan ini juga perlu di seminarkan agar mendapatkan masukan dari berbagai kalangan.

Baca Juga :  Perenang Muda Kota Solo Pilih Konsentrasi ke Jakarta

“Pemikiran saya ke depan, lapas (lembaga pemasyarakatan,-red) pengguna narkoba jangan dicampur. Kalau perlu ada pulau yang jauh di situ mereka menjalani hukuman,” kata Buwas ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/9/2015).

Dia mengaku tidak setuju penyalahguna narkotika mendapatkan kesempatan menjalani rehabilitasi. Dia menilai pemberian rehabilitasi kepada penyalahguna narkotika membuat negara merugi telah mengeluarkan biaya.

Baca Juga :  Kepedulian Sido Muncul untuk Pariwisata, Jadikan Rawa Pening Destinasi Wisata Dunia

Upaya yang digunakan untuk penyembuhan penyalahguna narkotika itu dinilai tidak memberikan efek jera. Terkait proses hukuman dan rehablitiasi, akan banyak hal yang dijadikan pertimbangan Buwas.

“Semua harus melalui proses. Tidak serta merta harus dihukum terus dibebaskan. Yang efektif sistemnya bagaimana, caranya bagaimana, itu yang nanti akan kami evaluasi,” tambahnya.

Tribunnews | Glery Lazuardi

BAGIKAN