JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Ini Kata Jusuf Kalla Soal Tenaga Kerja Asing yang Serbu Indonesia

Ini Kata Jusuf Kalla Soal Tenaga Kerja Asing yang Serbu Indonesia

66
ANTARA FOTO/HO/Humas UMY Hamim Thohar
ANTARA FOTO/HO/Humas UMY Hamim Thohar

JAKARTA – Tenaga Kerja Asing (TKA) diizinkan masuk ke Indonesia bukan untuk menyaingi pekerja Indonesia Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tenaga kerja asing justru diizinkan untuk membantu pekerja Indonesia.

“Tidak, justru mereka diizinkan agar membuat proyek, membuat investasi sehingga lapangan kerja makin terbuka. Jangan terbalik,” kata Jusuf Kalla (JK).

Soal kekhawatiran sejumlah pihak atas serbuan buruh asal Tiongkok, untuk mengerjakan proyek yang tendernya dimenangkan negeri Tirai Bambu itu, menurutnya kekhawatiran tersebut tidak berdasar.

JK menegaskan pekerja kasar asing tidak diizinkan masuk ke tanah air. Tenaga kerja asing yang diizinkan adalah yang memiliki kemampuan tertentu, dan mengantongi izin dari pemerintah.

“Yang ada ialah investasi, kalau ada investasi tentu butuh engineer butuh apa, supervisor, pasti butuh. karena dengan adanya karyawan luar justru membuat banyak pekerjaan bagi Indonesia ” ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Duta Besar China untuk Indonesia, Xie Feng, mengatakan bila negaranya memenangkan tender kereta cepat Jakarta – Bandung, akan ada 40 ribu lowongan pekerjaan.

Ia mengakui akan memboyong sejumlah tenaga kerja, namun ia belum bisa memastikan posisi para pekerja tersebut.

Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Rizal Ramli sudah angkat bicara soal hal tersebut. Ia meminta pemerintah untuk memperhatikan para pekerja lokal.

Sementera itu Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakhiri seperti yang dikutip dari setkab.go.id. menyebut regulasi soal Tenaga Kerja Asing (TKA) sudah sudah diatur lebih ketat, melalui Permenaker nomor 16 tahun 2015.

Tribunnews

BAGIKAN