ISIS Lancarkan Bom Bunuh Diri di Irak

ISIS Lancarkan Bom Bunuh Diri di Irak

60
Ilustrasi: theguardian.com
Ilustrasi: theguardian.com

BAGHDAD – Empat ledakan kuat terjadi pada Sabtu (19/9/2015) akibat bom bunuh diri kelompok bersenjata Negara Islam (Islamic State of Iraq and syria/ISIS) di Provinsi Salahudin dan ibu kota Irak, Baghdad, menurut beberapa sumber keamanan.

Di Provinsi Salahudin, Irak Tengah-Utara, dua pengebom bunuh diri mengendarai kendaraan berisi peledak di dekat posisi pasukan keamanan dan milisi sekutunya dan meledakkan kendaraan di kilang minyak terbesar Irak di dekat Kota Baiji yang menjadi ajang pertempuran, sekitar 200 kilometer di utara Baghdad. Informasi ini diutarakan seorang sumber keamanan kepada kantor berita Xinhua dengan syarat namanya tak disebutkan.

Puluhan anggota ISIS segera terlibat bentrokan sengit dengan personel militer setelah dua ledakan besar terjadi menurut sumber itu.

Sedikitnya dua anggota pasukan keamanan tewas dan lima orang lagi cedera akibat ledakan tersebut dan bentrokan sesudahnya, kata sumber tersebut tanpa menyebut rincian korban di pihak ISIS.

Pasukan keamanan dan kelompok paramiliter pro-pemerintah yang dikenal dengan nama Hashd Shaabi, yang didukung oleh Irak dan koalisi pimpinan Amerika Serikat, terlibat pertempuran sengit dengan kelompok bersenjata itu untuk mengusir mereka ke luar dari Baiji dan kilang minyak seluas 22 kilometer persegi di dekatnya.

Kedua pihak telah terlibat pertempuran sengit selama beberapa bulan belakangan.

Di provinsi yang sama, pasukan polisi bentrok dengan anggota ISIS di daerah Pegunungan Himreen di bagian timur provinsi itu setelah pasukan tersebut dikerahkan untuk menyelamatkan satu kelompok warga sipil yang menyelamatkan diri dari Kota Hawija yang dikuasai ISIS, yang berada di sebelah barat Provinsi Kirkuk di Irak Utara. Warga sipil itu diburu oleh anggota ISIS.

”Seorang polisi tewas dan tiga lagi cedera,” kata sumber tersebut.

Antara

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR