JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Jet Tempur Pimpinan Arab Salah Bombardir Pesta Pernikahan, 35 Orang Tewas

Jet Tempur Pimpinan Arab Salah Bombardir Pesta Pernikahan, 35 Orang Tewas

47
BAGIKAN
Ilustrasi jet tempur | ANTARA/REUTERS/SGC/Laure-Anne Maucorps
Ilustrasi jet tempur | ANTARA/REUTERS/SGC/Laure-Anne Maucorps

YAMAN – Jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi, melakukan kesalahan dengan memborbamdir upacara pernikahan di Desa Wahga, Kota Mocha, Provinsi Taiz, Selatan Yaman, Senin (28/9/2015).

Akibatnya, 35 orang dilaporkan tewas serta belasan lainnya mengalami luka-luka. Di antara para korban, sebagian besar merupakan wanita dan anak-anak.

“Dua gedung pesta pernikahan, satu untuk mempelai perempuan dan satu lagi untuk mempelai laki-laki. Keduanya hancur dibombardir misil,” jelas seorang narasumber kepada Xinhua.

Insiden pada hari Senin tersebut, terjadi hanya satu hari setelah helikopter koalisi pimpinan Arab melakukan serangan terhadap sejumlah rumah di Utara Yaman, Provinsi Hajjeh, Desa Bani Zelaa. Sebanyak 28 orang warga sipil tewas dan setidaknya 17 orang terluka

Website yang berafiliasi terhadap kelompok Houthi mengatakan helikopter tersebut melakukan serangan terhadap rumah warga sipil dan memburu mereka ketika warga melarikan diri dari rumah mereka yang hancur.

Adapun koalisi tersebut tengah berupaya untuk melemahkan kekuatan kelompok Houthi dari Yaman dan mengembalikan kursi kepresidenan Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Serangan tersebut, telah berhasil mengusir kelompok Houthi dari provinsi kaya minyak, Provinsi Marib. Kelompok ini berhasil merebut setengah dari wilayah Yaman pada September termasuk diantaranya Ibu Kota Sanaa.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon mengkritisi serangan tersebut. Ia mengatakan meskipun kelompok itu merupakan ancaman bagi kemanusiaan, namun serangan udara secara membabi buta juga mengakibatkan korban yang tak sedikit dan menghilangkan nyawa banyak orang.

Tribunnews