Jokowi Prioritaskan Kredit Bunga Rendah untuk Masyarakat Kecil

Jokowi Prioritaskan Kredit Bunga Rendah untuk Masyarakat Kecil

62
ilustrasi | antaranews.com
ilustrasi | antaranews.com

JAKARTA– Sebagai upaya menyeluruh meningkatkan performansi perekonomian nasional, pemerintah mengeluarkan dan memberlakukan Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Pertama, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9/2015) petang.

Presiden Joko Widodo, langsung mengumumkan paket tersebut didampingi Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dan lain-lain.

“Pemerintah bersama sama dengan otoritas moneter yaitu , Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan telah bersama melakukan langkah untuk menciptakan kondisi makro yang kondusif,” katanya.

Upaya yang dilakukan adalah stabilisasi fiskal dan moneter termasuk pengendalian inflasi, kata Jokowi.

“Kami terus menggerakkan mesin pertumbuhan dengan mendorong percepatan belanja pemerintah melalui percepatan daya serap anggaran dan juga langkah konkrit pengendalian harga komoditi pokok seperti BBM dan pangan,” kata dia.

Kepala Negara mengatakan, pemerintah membentuk tim evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran.

Pemerintah, kata dia, juga telah melindungi masyarakat  dari melemahnya perekonomian. Antara lain pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah melaui kredit usaha rakyat dengan bunga rendah  dari 22-23 persen menjadi 12 persen, yang disubsidi pemerintah.

Selain itu juga percepatan pencairan dan penyederhanaan dana desa untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di pedesaan secara padat karya. Selain itu ada penambahan beras sejahtera untuk bulan ke-13 dan 14.

Antara

BAGIKAN