Kantor Kelurahan Jadi Titik Pemasangan Atribut Kampanye di Solo

Kantor Kelurahan Jadi Titik Pemasangan Atribut Kampanye di Solo

80
ilustrasi
ilustrasi

SOLO – Sebanyak 51 kantor kelurahan di Kota Solo bakal menjadi salah satu titik pemasangan alat peraga kampanye (APK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015.

Hal itu merupakan salah satu kesepakatan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Titik APK, di Sekretariat KPU, Kamis (3/9/2015). Rapat tersebut dihadiri para lurah dan tim pemenangan salah satu calon.

“Dari empat titik tiap kelurahan yang diusulkan nanti akan ditentukan lagi mana yang akan dipilih. Salah satu titiknya disepakati berada di kantor kelurahan,” ungkap Komisioner Divisi Hukum Pencalonan Kampanye dan Pengawasan Nurul Sutarti, usai rapat, Kamis (3/9/2015).

Merujuk pada Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 2 Tahun 2009, disebutkan kantor pemerintahan termasuk lokasi yang dilarang untuk pemasangan atribut kampanye maupun kegiatan kampanye. Meski demikian, hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama dan merupakan masukan dari peserta rapat.

Nurul menambahkan, jenis APK yang akan dipasang di kantor kelurahan tersebut rencananya berupa spanduk. Setiap pasangan calon mendapat jatah dua buah spanduk di tiap kelurahan.

“APK resmi dari KPU akan disertai logo di bagian sampingnya. Artinya tanpa logo tersebut, APK bisa dikategorikan ilegal,” teragnnya.

Adapun untuk penentuan titik baliho, lanjut Nurul, sudah diajukan perizinannya ke Dinas Tata Ruang Kota (DTRK). Setiap calon akan mendapat lima baliho yang dipasang di lima kecamatan.

Sementara Kepala DTRK  Agus Djoko Witiarso membenarkan, pihaknya sudah menerima surat dari KPU Kota Solo terkait pemasangan APK tersebut. Titik yang dipilih pun sudah dilampirkan dalam surat tersebut.

Dini Tri Winaryani

BAGIKAN