Kanwil Pajak Jateng II Segera Tahan Pengusaha yang Tunggak Pajak di Wonogiri

Kanwil Pajak Jateng II Segera Tahan Pengusaha yang Tunggak Pajak di Wonogiri

125
Ilustrasi: llminfo.com
Ilustrasi: llminfo.com

WONOGIRI– Satu pelanggar pajak di Wonogiri akan segera ditahan lantaran tidak kunjung membayar pajak. Wajib pajak yang nakal bakal di eksekusi dan mendekam di ruang tahanan khusus. Kanwil Direktorat jendral Pajak (DJP) Jateng II menjatat setidaknya terdapat 5 wajib pajak di Wonogiri yang bakal mendekam di balik jeruji besi Rutan Kelas IIB Wonogiri.

Kepala Kanwil DJP Jateng II Yoyok Satiotomo akhirnya mengungkapan satu dari lima wajib pajak yang bakal ditahan di rumah tahanan kelas II B Wonogiri adalah pengusaha properti. Dikatakannya besarnya tunggakan pajak lebih dari Rp 1 miliiar.

“Satu orang yang diajukan namanya untuk di eksekusi adalah pengusaha properti di Wonogiri,” katanya

Yoyok menambahkan pihaknya masih menanti surat perintah menteri keuangan untuk melakukan eksekusi. Yoyok menambahkan setidaknya terdapat 12 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang mengirim daftar nama penunggaK pajak yang akan disandra.

Baca Juga :  Dalam Sepuluh Tahun, 47 Persen Mata Air di Eks Karesidenan Surakarta Hilang

“Ya baru satu itu, kami tunggu keputusan menteri. Kalau besok turun segera kami eksekusi,” katanya

Ditambahkannya di wilayah KPP Pratama Sukoharjo mengatakan saat ini terdapat 27 wajib pajak (WP) masuk dalam daftar yang diajukan untuk segera disandra. Jumlah tersebut meliputi wilayah Sukoharjo dan Wonogiri.

Dari 27 wajib pajak yang nakal itu total tunggakan pajak yang mencapai Rp 27,735 miliar.

Upaya penahanan dilakukan sebagai upaya terakhir agar wajib pajak melunasi pajak. Sebab sebelumnya upaya penyitaan telah dilakukan namun wajib pajak tidak kunjung melunasi tunggakan. Yoyok menjelaskan para wajib pajak yang dapat dikenai sanksi sandera memiliki kriteria tunggakan pajak di atas Rp 100 juta dan dinilai mampu melunasi tanggakan pajaknya.

Baca Juga :  Pemkab Wonogiri Siapkan Dana Rp 165 M untuk Atasi Permasalahan Klasik Ini

”Wajib pajak yang di sandera di tahanan khusus akan menjalani kurungan selama-lamanya enam bulan dan dapat diperpanjang lagi hingga tunggakannya lunas,” jelasnya

Sebelumnya Kanwil DPJ Jateng II menjalin kerjasama dengan Rutan Kelas IIB Wonogiri, untuk menyediakan kamar tahanan khusus bagi penunggak pajak. Rutan Wonogiri telah menyediakan dua kamar khusus untuk para wajib pajak yang tidak melunasi kewajiban pajaknya. Kedua ruang tahanan khusus tersebut katanya maksimal cukup untuk 10 tahanan.

Arief Setiyanto

 

BAGIKAN