JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kebakaran Putri Cempo Tak Ganggu Proses Pembuangan Sampah

Kebakaran Putri Cempo Tak Ganggu Proses Pembuangan Sampah

76
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo KEBAKARAN PUTRI CEMPO--Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir sampah Putri Cempo, Mojosongo, Solo, Senin (7/9/2015). Api yang mulai muncul pada Minggu (6/9) malam tersebut dipadamkan agar asapnya tidak mengganggu warga yang bermukim di sekitar tempat pembuangan akhir sampah Putri Cempo.
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
KEBAKARAN PUTRI CEMPO–Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir sampah Putri Cempo, Mojosongo, Solo, Senin (7/9/2015). Api yang mulai muncul pada Minggu (6/9) malam tersebut dipadamkan agar asapnya tidak mengganggu warga yang bermukim di sekitar tempat pembuangan akhir sampah Putri Cempo.

SOLO-Kendati Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo terbakar namun proses pembuangan sampah dari tiap-tiap kelurahan yang memakai truk sampah tetap lancar. Pasalnya lokasi yang terbakar dengan tempat pembuangan cukup jauh, hanya saja petugas tetap khawatir jika kebakaran sampai merembet.

“Untuk pembuangan sampah dari kelurahan ke TPA Putri Cempo tetap lancar. Belum ada masalah dan belum menganggu,” ujar petugas sampah kelurahan Semanggi, Karmuji, Rabu (9/9/2015).

Menurutnya, asapnya pun lebih sering mengarah ke tempat lain daripada di lokasi pembuangan sampah ini. Jadi prosesnya tetap seperti biasa dengan waktu pembuangan sekitar 5 menit.

“Kan yang kebakar itu lokasinya disebelah utara dan timur sedangkan lokasi pembuangan di barat. Sesekali memang asapnya mengarah kesini,” kata dia.

Sementara itu petugas sampah Kelurahan Gajahan,  Kasiman menyatakan tidak ada hambatan apa-apa dan tetap lancar seperti biasa. Karena lokasi jauh dari tempat menurunkan sampah.

“Tidak ada masalah masih seperti biasa kendati TPA Putri Cempo terbakar. Kan lokasinya itu jauh, dari teman-teman yang lain pun juga tidak rasan-rasan terganggu,” sambungnya.

Kasiman menambahkan, saat ini asapnya sudah tidak begitu besar jika dibandingkan saat kejadian yang pertama.

“Sekarang asapnya sudah kecil tapi kemungkinan bisa besar mengingat kondisi sampah. Berharap cepat padam dan kembali normal,” pungkasnya.

Ari Welianto

BAGIKAN