Kejari Tahan PNS Sragen Pengedar Uang Palsu

Kejari Tahan PNS Sragen Pengedar Uang Palsu

143
Ilustrasi: buzzwok.com
Ilustrasi: buzzwok.com

SRAGEN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen resmi menahan Sunardi Umar Khamdan (45), PNS asal Kebonromo, Ngrampal yang tertangkap basah mengedarkan uang palsu sepekan sebelum Lebaran lalu, Senin (7/9/2015).

PNS yang bertugas sebagai staf di UPTD Pengairan Kecamatan Gondang itu ditahan setelah berkas perkaranya  dinyatakan lengkap alias P-21 oleh penyidik Polsek Sambungmacan.

Tersangka ditahan bersamaan dengan penyerahan tahap kedua yang dilakukan penyidik polisi ke penyidik Kejari. Kapolsek Sambungmacan AKP Haryanto mengatakan penyerahan tahap kedua kemarin dilakukan setelah berkas dinyatakan lengkap.

Baca Juga :  Sumur di Sragen Mengering, Puluhan KK Andalkan Droping Air Bersih

Selain tersangka, juga diserahkan barang bukti berupa uang palsu senilai Rp500.000 yang terdiri dari tiga lembar pecahan seratus ribuan dan empat lembar lima puluh ribuan.

Kajari Sragen, Victor Saut Tampubolon didampingi Kasie Pidana Umum, Hanung Widyatmaka mengungkapkan pihaknya kini tinggal melanjutkan menyusun rencana dakwaan untuk tersangka.

“Sudah resmi kita tahan mulai hari ini (kemarin). Yang bersangkutan kita titipkan ke LP Kelas II A Sragen sambil menunggu penyusunan dakwaan dan jadwal persidangan,” paparnya, kemarin.

Baca Juga :  LPPD-LPJ Beres, Siswanto Isyaratkan Maju Pilkades Jetak

Dalam berkas perkara, terungkap tersangka mendapat upal dengan cara membeli ke seorang pemasok asal Semarang yang menemuinya di Terminal Pilangsari. Caranya dengan sistem satu banding dua misalnya tersangka membeli Rp1juta uang asli maka mendapat Rp2 juta uang palsu.

“Alasannya karena terdesak kebutuhan Lebaran. Anaknya 10 orang. Dia mengaku pernah tertipu kasus Ginseng hingga ratusan juta sampai gajinya habis dipotong untuk bayar utang di bank. Akhirnya ditawari itu oleh seseorang dan mau,” jelas Hanung.

Wardoyo

BAGIKAN