JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kejutan Non Pelatnas Mulai Bermunculan di Kejurnas NPC

Kejutan Non Pelatnas Mulai Bermunculan di Kejurnas NPC

93
BAGIKAN
Joglosemar/Maksum Nur Fauzan ANGKAT BERAT--Atlet asal Bali, Sang Ayu Nyoman melakukan angkatan ketiga pada kelas 61 Kg Putri angkat beban Kejuaraan Nasional NPC Indonesia 2015 di Lor In Hotel Solo, Selasa (15/9).
Joglosemar/Maksum Nur Fauzan
ANGKAT BERAT–Atlet asal Bali, Sang Ayu Nyoman melakukan angkatan ketiga pada kelas 61 Kg Putri angkat beban Kejuaraan Nasional NPC Indonesia 2015 di Lor In Hotel Solo, Selasa (15/9).

SOLO – Kejutan mulai mewarnai ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di Solo. Bukan hanya capaian kontingen yang melebihi target, atlet non pelatnas kini mulai unjuk gigi.

Bali menjadi salah satu daerah yang membuat kejutan di cabang olahraga (Cabor) angkat berat. Hanya memasang target tiga medali emas, pada Selasa (15/9/2015) ini, empat emas sudah didapat Bali.

Satu medali dipersembahkan atlet non pelatnas, I Made Sudiarsana. Dengan angkatan 160 kilogram, dia unggul jauh dari para pesaingnya di kelas 72 kilogram putra.

“Ini hasil yang menggembirakan. Karena target meraih gelar juara bisa tercapai. Catatan ini jadi penyemangat menyambut Peparnas 2016. Saya pun ingin kembali masuk Pelatnas di Asean Para Games berikutnya,” terang Made Sudiarsana, Selasa (15/9/2015) siang.

Kejutan cabor angkat berat menular di tenis meja yang sama-sama berlokasi di Hotel D’Wangsa. Ada dua atlet non pelatnas yang sukses mengungguli para atlet pelatnas.

Mulai Jason Geoely di kelas TT7 dan Ahmad Yusuf di kelas TT11. Catatan tersebut membuat keduanya berpeluang masuk pelatnas.

“Jason bisa mengalahkan Zaenal Abidin tentu sebuah kejutan. Dengan usianya yang masih muda, peluang masuk Pelatnas sangat besar. Terutama untuk kejuaraan berikutnya, seperti APG 2017 atau pun Asian Para Games 2018,” tutur Pelatih Tenis Meja, Rima Ferdianto.

Nofik Lukman Hakim