JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Diusulkan Kena Sanksi

Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Diusulkan Kena Sanksi

64
BAGIKAN
Petugas Dinas Perhubungan Komunikadi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo menguji emisi sejumlah mobil yang melintas di Jalan Adisucipto, Manahan, Sabtu (18/4/2015). Ke depan Solo akan menindak mobil yang tidak lulus uji emisi. | Joglosemar/Kurniawan Arie
Petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo menguji emisi sejumlah mobil yang melintas di Jalan Adisucipto, Manahan, Sabtu (18/4/2015). Ke depan Solo akan menindak mobil yang tidak lulus uji emisi. | Joglosemar/Kurniawan Arie

SOLO– Selama ini, memang belum ada sanksi yang tegas diberikan kepada kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Dari petugas biasanya hanya memberikan edukasi dan sosialisasi terkait bahayanya gas emisi yang diambang batas untuk kesehatan.

Ternyata edukasi tersebut tidak mempan karena tiap kali digelar uji emisi, masih banyak kendaraan bermotor tidak lulus uji. Untuk itu, dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasikan (Dishubkominfo) Kota Surakarta mewacanakan untuk memberikan sanksi bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi.

Kasi Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Surakarta, Sri Nindyo mengatakan, dampak dari emisi gas buang kendaraan bermotor ini sangat membahayakan karena bisa mencemari udara. Udara yang sudah tercemar dan dihirup oleh manusia ini bisa merugikan kesehatan mulai dari gangguan pernafasan, iritasi mata sampai kanker.

Untuk itu, dari Dishubkominfo Kota Surakarta mewacanakan untuk memberikan sanksi kepada kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Ini dilakukan supaya ditakuti oleh pemilik kendaraan bermotor dan pemilik kendaraan menjadi rajin memeriksakan emisi kendaraan di bengkel.

“Dari Dishubkominfo sering melakukan uji emisi. Namun karena belum ada sanksi, jadi masih banyak yang belum lulus uji emisi. Rencana tahun depan diterapkan sanksi, kemungkinan nanti kita Tilang,” kata Nindyo, Selasa (15/9/2015).

Untuk itu, dalam menggelar uji emisi, Dishubkominfo Kota Surakarta menggandeng pihak kepolisian. Nindyo menambahkan jika emisi gas buang kendaraan yang diambang batas ini sangat membahayakan.

“Dampaknya pelan tapi pasti. Untuk itu, rawat selalu kendaraan. Dan kedepan tidak hanya roda empat nonkir saja yang dilakukan uji emisi namun kendaraan roda dua juga dilakukan uji emisi,” pungkas Nindyo.

Dwi Hastuti