Keraton Siapkan Lokasi Alternatif Sekaten

Keraton Siapkan Lokasi Alternatif Sekaten

97
GREBEG MAULUD-Ribuan warga berebut gunungan pada acara Grebeg Maulud atau Sekaten di Halaman Masjid Agung Solo, Selasa (14/1). Warga rela berdesekan untuk berebut Gunungan yang diyakini bakal mendapatkan berkah dari yang maha Kuasa. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
GREBEG MAULUD-Ribuan warga berebut gunungan pada acara Grebeg Maulud atau Sekaten di Halaman Masjid Agung Solo, Selasa (14/1). Warga rela berdesekan untuk berebut Gunungan yang diyakini bakal mendapatkan berkah dari yang maha Kuasa. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO– Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta dipastikan akan tetap dipakai untuk pedagang Pasar Klewer. Pasalnya yang tetap bertahan di Pagelaran merupakan pedagang yang tidak mempunyai kios di pasar dan hanya sewa, sedangkan untuk pedagang sekaten akan ditempatkan di lokasi alternatif.

“Kemungkinan besar di Pagelaran tetap akan ditempati pedagang Pasar Klewer sampai dua tahun mendatang. Kan kebanyakan mereka yang disini itu tidak punya kios di pasar hanya menyewa, jadi tidak dapat jatah di pasar sementara,” terang Wakil Museum dan Pariwisata Keraton Kasunanan Surakarta, KRMH Satriyo Hadinagoro, Selasa (15/9/2015).

Sebagai pengayom masyarakat tidak mempermasalahkan jika kios di Pagelaran diperpanjang dan dipakai pedagang Pasar Klewer. Bagaimana pun keraton tetap memberikan kemudahan agar mereka tetap bisa berjualan pasca musibah kebakaran.

Baca Juga :  Museum Keris Dibuka, Ini Permintaan PKL Selter Sriwedari

Untuk pedagang Sekaten sudah ada beberapa lokasi alternatif yang bisa dipakai untuk berjualan hanya saja masih akan dibahah lebih lanjut lagi untuk memastikan tempatnya.

“Kami tetap memberikan fasilitas dan kemudahan buat pedagang Pasar Klewer. Tapi kami juga memperhatikan gelaran sekaten itu tinggal dua bulan atau sekitar 20 November,” ungkapnya.

Ada usulan jika nantinya pedagang gerabah atau bolo pecah akan ditempatkan di trotoar kanan kiri Jalan Pakubowono atau pintu masuk ke Kawasan keraton. Ini dilakukan biar masyarakat saat masuk ke kawasan keraton suasananya langsung sekaten, karena selama ini sudah tidak sesuai lagi.

Untuk pedagang seperti, kinang, telur asin ataupun pecut akan ditempatkan di kawasan Masjid Agung Surakarta sedangkan untuk wahana permainan bisa di Alun-alun kidul (Alkid).

Baca Juga :  Perbaikan Loji Gandrung, Rumdin Walikota Solo, Telan Rp 2,3 Miliar

“Ada usulan pedagang gerabah di pintuk masuk kawasan keraton tapi itu akan dibicarakan lebih lanjut, kan biasanya sudah ada pedagang lain. Ada juga yang di kawasan Masjid Agung, yang jelas tetap akan kami akomodir dan belum ada sosialisasi mereka baru sebatas menghubungi,” paparnya.

Sementara itu Wakil Pengageng Sasana Wilapa, KP Winarnokusuma menyatakan perayaan sekaten tetap berlangsung dan sudah ada beberapa lokasi alternatif. Jika di Alun-alun Utara (Alut) jelas tidak mungkin, karena sudah dipakai pasar sementara.

“Sekaten tetap jalan seperti biasa. Lokasi alternatif sudah dipersiapkan dan itu tidak masalah, tidak juga mengurangi makna dari sekaten itu sendiri,” pungkasnya.

Ari Welianto

BAGIKAN