JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Klaten Waspadai Aksi Pencurian Hewan Kurban

Klaten Waspadai Aksi Pencurian Hewan Kurban

99
ANAK SAPI- Peternak warga Desa Mriyan, Kecamatan Musuk tengah memeriksa anakan sapi miliknya, Selasa (19/2). Musim penghujan  membuat anakan sapi sangat rentan terserang diare hingga menyebabkan kematian.
Ilustrasi: dok.Joglosemar

KLATEN – Mengantisipasi tindak pencurian hewan kurban di Klaten, Polsekta Klaten menggelar patroli dan penempelan stiker imbauan di kandang-kandang milik para peternak.

Kapolsekta Klaten AKP Warsono mengatakan, tindakan patroli dan penempelan stiker dilakukan berkaca pada pengalaman tahun lalu. Pasalnya, menjelang Idul Adha kejadian pencurian hewan kurban seperti kambing dan sapi marak terjadi di Kota Klaten.

“Menjelang Idul Adha seperti ini, kita ingin mengimbau kepada para peternak sapi dan kambing untuk waspada akan aksi pencurian. Kita juga akan meningkatkan patrol dibeberapa kawasan yang rawan aksi pencurian ternak,” tuturnya, Kamis (17/9/2015).

Menurut AKP Warsono, di Kota Klaten sendiri wilayah yang rawan pencurian ternak terdapat di Kecamatan Klaten Selatan.

“Pada tahun lalu di Klaten Selatan ada lima ekor kambing yang dicuri menjelang Idul Adha,” ujarnya.

AKP Warsono melanjtkan, selain patroli dan penempelan stiker waspada pencurian hewan ternak. Pihaknya juga melakukan pengecekan hewan ternak yang akan dijual untuk kurban Idul Adha nanti.

“Apakah hewan kurban itu merupakan hewan curian atau tidak,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu peternak dan penjual kambing Tyas Prihastuti (43) warga Kelurahan Gumulan, Kecamatan Klaten Selatan mengaku gembira atas perhatian dari pihak kepolisian ini.

Menurutnya, di daerah tempat tinggalnya memang rawan terjadi pencurian ternak. “Tahun lalu ada kambing dan sapi hilang karena dicuri. Kejadiannya ketika menjelang Idul Adha,” ujarnya.

Dani Prima

BAGIKAN