JOGLOSEMAR.CO Berita Utama KPU Klaten Belum Yakini Kebenaran Informasi Kenaikan Jumlah Uang Kehormatan

KPU Klaten Belum Yakini Kebenaran Informasi Kenaikan Jumlah Uang Kehormatan

413
ilustrasi | antaranews.com
ilustrasi | antaranews.com

KLATEN – Rencana pemerintah untuk menaikkan uang kehormatan (gaji,red) bagi seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) seluruh tingkatan di Indonesia ditanggapi biasa oleh KPU Klaten. Pasalnya kenaikan uang kehormatan sebesar dua kali lipat itu hingga sampai saat ini belum ada kejelasannya.

Anggota KPU Klaten Divisi Sosialisasi, M Ansori menuturkan, hingga saat ini KPU Klaten belum menerima Surat Edaran (SE) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi. Namun dirinya mengakui sudah melihat SE tersebut lewat grup WhatsApp (WA) dan Blackberry Messenger (BBM).

“Sebenarnya itu bukan urusan kami, saya hanya baru melihat SE itu lewat sebuah grup di WA dan BBM. Jujur saja saya senang dapat kabar itu tapi belum pada level bahagia,”tuturnya.

Menurut Ansori, bila memang benar ada kenaikan, dirinya berencana mau menambah anak asuh. “Alhamdulilah kalau naik nanti, maka saya nambah anak asuh. Kalau nolak nanti dikira pencitraan dan nanti teman-teman KPu se Indonesia jadi serik sama saya,”tuturnya

Akan tetapi dirinya juga mengungkapkan kenaikan gaji ini bila memang benar akan dilakukan masih belum sebanding dengan tugas dan tanggung jawab komisioner KPU, kalau dalam event Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) seperti ini,

Akan tetapi, Ansori melanjutkan, bila tidak dalam event Pilkada, ia akui gaji yang didapatkan sudah cukup. Dan apabila ada kenaikan gaji, maka gaji yang akan diterima sangat tinggi.

“Kalau tidak ada event Pilkada menurut saya gaji yang dinaikan itu menjadi gaji yang tinggi, namun tetap tidak sebanding bila saat event Pilkada seperti ini,”tegasnya.

Ansori menjelaskan, dalam event Pilkada seperti ini, seluruh komisoner KPU Klaten dari segala tingkatan rata-rata memiliki jam kerja dari pagi hingga malam. Jika memasuki tahapan tertentu dalam Pilkada seringkali harus tidur di kantor.

“Akhir-akhir ini, jam kerja kami melebihi jam kerja normal, bahkan melebihi hari normal kerja,”tuturnya.

Sementara itu, informasi yang didapatkan Joglosemar, SE Kemenkeu bernomor S-683/MK.02/2015, yang mengesahkan kenaikan tersebut, mentakan mulai Oktober, gaji yang baru dinaikan itu akan diperoleh.

Berdasarkan surat edaran tersebut juga uang kehormatan yang akan diterima Ketua KPU Kabupaten atau Kota sebesar Rp 12.523.000 dan aggota KPU Kabupaten atau Kota Rp 11.573.000. Sedangkan gaji lama KPU untuk Ketua KPU Kabupaten atau Kota sebesar Rp 6.800.000 dan anggota KPU Kabupaten atau Kota Rp 5.550.000.

Dani Prima

BAGIKAN