JOGLOSEMAR.CO Berita Utama KPU Klaten Tetapkan 1.049. 433 Pemilih Sementara

KPU Klaten Tetapkan 1.049. 433 Pemilih Sementara

107
ilustrasi
ilustrasi

KLATEN – Melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk pemilihan bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Klaten 2015 Di Aula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten, Selasa (1/9/2015) pukul 14.00 WIB. KPU Klaten menetapkan 1.049. 433 pemilih sementara yang terdiri dari 512.159 pemilih laki-laki dan 537.274 pemilih perempuan.

Ketua KPU Klaten Siti Farida menuturkan, KPU baru menetapkan DPS yang telah direkapitulasi dari 26 kecamatan yang ada di Klaten. Nantinya pada 10 September akan diumumkan kepada masyarakat Klaten.

“Nanti kita akan sosialisasikan DPS ini kepada masyarakat pada 10 September, agar nantinya bila ada masyarakat yang belum masuk DPS, agar melaporkannya kepana Panitia Pemungutan Suara [PPS]. Dan selanjutkan akan dilakukan perbaikan DPS,”jelasnya, Selasa (1/9/2015).

Siti melanjutkan, nantinya akan dilakukan dua kali perbaikan DPS sebelum menetepakan Daftar Pemilihan Tetap (DPT). “Untuk DPS ini akan masuk kedalam tahapan pemutakhiran data pemilih. Dalam pelaksanaannya akan melibatkan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat,”imbuhnya.

Sementara itu, Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Klaten, Agung Setyabudi mengeluhkan pihaknya tidak mendapatkan ruang dalam rapat pleno tersebut, untuk menyampaikan perbedaan data DPS yang dimiliki Panwaslu dengan KPU Klaten.

Menurutnya ada selisih ribuan DPS versi Panwaslu Klaten dibandingkan data DPS dari KPU Klaten. Akan tetapi karena tidak diberi ruang untuk memandingkan data tersebut dalam rapat pleno, pihaknya tetap menyetujui DPS versi dari KPU Klaten.

“Kita belum memiliki kesamaan persepsi dengan KPU klaten terkait data DPS, semisal data pemilih terkait orang hilang atau orang yang sakit jiwa. Namun secara formatif DPS dari KPU Klaten sudah sah,”tuturnya.

Agung melanjutkan, hal ini bukan persoalan yang terlalu serius karena nantinya juga akan ada perbaikan data DPS tersebut.

“Langkah selanjutkan, kita akan tetap mengawal satu suara sekalipun dalam Pilkada ini. Dan juga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan haknya memilih walau saat ini belum masuk kedalam DPS,”jelasnya.

Dani Prima

BAGIKAN