KPU Solo Tetapkan 401.897 Jiwa di Daftar Pemilih Sementara

KPU Solo Tetapkan 401.897 Jiwa di Daftar Pemilih Sementara

77
ilustrasi
ilustrasi

SOLO– Daftar Pemilih Sementara (DPS)Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surakarta tahun 2015 sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (2/9/2015).

Untuk total DPS Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surakarta tahun 2015 ini berjumlah 401.897 jiwa. Pihak Panwaslu Kota Surakarta menghimbau supaya DPS ini dipasang di tiap-tiap Tempat Pengumutan Suara (TPS) atau di tingkat RW supaya masyarakat bisa mudah mengakses.

Anggota Divisi SDM dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Surakarta, Asmuni mengatakan, keberadaan DPS ini sangat penting untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait dengan siapa saja yang masuk di daftar pemilih untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surakarta.

Dengan ditempelkannya DPS di masing-masing RW atau TPS, maka masyarakat akan mudah mengakses.

Baca Juga :  Wah, 17 Agustus Tiket Kereta Api Prameks Gratis

“Kalau masyarakat yang sudah memiliki hak pilih mengetahui namanya belum terdaftar di DPS, maka bisa segera lapor supaya bisa dimasukkan ke daftar pemilih,” kata Asmuni di sela-sela Sidang Pleno penetapan DPS di KPU Surakarta, Rabu (2/9/2015).

Lanjut Asmuni, jika nantinya DPS hanya diletakkan di kantor kelurahan saja, Asmuni khawatir DPS tersebut tidak bisa diakses oleh semua warga. Terlebih warga yang sudah tua atau Lanjut Usia, malas untuk pergi ke kantor kelurahan hanya untuk melihat apakah namanya sudah masuk di DPS atau tidak.

“Kasihan yang Lansia tidak bisa mengakses. Kalau dari KPU menyediakan situs online untuk mengakses DPS, tapi kan orangtua tidak bisa internetan. Jadi saran saya, pajang DPS minimal di tingkat RW,” kata Asmuni.

Baca Juga :  GP Anshor Nyatakan Siap Kawal Perppu Ormas

Sementara itu, Ketua KPU Surakarta, Agus Sulistyo mengatakan, dari KPU nanti akan menempel DPS tersebut ke lokasi-lokasi strategis, ke kantor kelurahan dan kecamatan. “Lokasi strategis ini bisa meliputi Poskamling yang itu juga mudah dijangkau warga,” kata Agus.

Setelah ditetapkannya DPS ini, pihak KPU Kota Surakarta tetap melayani tanggapan masyarakat terhadap ketetapan DPS ini dari mulai tanggal 10 hingga 19 September.

Sehingga jika nanti berdasarkan data di lapangan ditemukan ada penambahan warga yang memiliki hak pilih dan belum terdaftar di DPS, bisa dimasukkan, begitu juga sebaliknya.

“Saya harapkan peran aktif dari masyarakat untuk mengecek DPS ini,” pungkas Agus.

Dwi Hastuti

BAGIKAN