JOGLOSEMAR.CO Berita Utama KPU Sragen Tetapkan 783.330 Jiwa Daftar Pemilih Sementara

KPU Sragen Tetapkan 783.330 Jiwa Daftar Pemilih Sementara

166
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN–KPU Kabupaten Sragen resmi menetapkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada Sragen 2015 sebanyak 783.330 jiwa. Dari angka itu, calon pemilih berjenis kelamin perempuan tetap lebih besar dengan persentase mencapai 51 %.

Jumlah DPS itu diketahui dari hasil rapat pleno yang dilakukan KPU dan diumumkan kepada pasangan calon (paslon) di KPU Sragen, Rabu (2/9/2015).

DPS itu ditetapkan berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) yang sudah melalui pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas sejak beberapa waktu lalu.

Ketua KPU Sragen, Ngatmin Abbas mengatakan dari hasil penetapan DPS diketahui angka pemilih perempuan memang lebih banyak dari calon pemilih laki-laki. Rinciannya jumlah pemilih laki-laki sebanyak 386.450 atau 49 % dan pemilih perempuan 396.880 jiwa atau 51 %.

DPS itu tersebar di 208 desa/kelurahan Kabupaten Sragen dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 1.644. Dari sebaran masing-masing kecamatan, jumlah DPS terbesar ada di Kecamatan Masaran sebanyak 58.492 dengan jumlah TPS 124. Sebaliknya DPS terkecil di Kecamatan Gesi sebanyak 17.035 dan jumlah TPS sebanyak 37.

Rapat pleno terbuka itu dihadiri seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 20 kecamatan Kabupaten Sragen, perwakilan tim pemenangan pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati dan forum pimpinan daerah. Namun dari empat paslon, hanya dua tim kampanye paslon yang hadir, yaitu pasangan Sugiyamto-Joko Saptono (SUKO) dan Yuni -Dedy Endriyatno (YUDY).

Sedangkan tim dari Agus Fatchur Rahman-Djoko Suprapto (Aman To) dan Jaka Sumanta-Surojogo (JAGO) tidak hadir. Rapat pleno juga tidak dihadiri satu pun perwakilan dari Panwaslu Kabupaten. Kendati demikian, Abbas menyampaikan penetapan DPS Pilbup 2015 tetap sah.

Menurutnya, kehadiran Panwas dalam forum tersebut hanya untuk menyaksikan jalannya rapat pleno. Demikian juga paslon yang tidak hadir dalam pleno DPS tidak akan mempengaruhi hasil yang telah mendapat pengesahan. Karena yang menandatangani berita acara hasil rapat hanya komisioner KPU Sragen yang berjumlah 5 orang.

Wardoyo

BAGIKAN