JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Layanan Kereta Austria dan Hongaria Dibekukan Akibat Membludaknya Imigran

Layanan Kereta Austria dan Hongaria Dibekukan Akibat Membludaknya Imigran

46
BAGIKAN
Ilustrasi: REUTERS/Ognen Teofilovski | antaranews
Ilustrasi: REUTERS/Ognen Teofilovski | antaranews

WINA – Austrian Federal Railways (OeBB) pada Kamis (10/9/2015) membekukan operasional layanan kereta antara Austria dan Hongaria. Alasannya, jumlah penumpang sudah sangat berlebihan banyaknya pencari suaka.

Menurut Xinhua, OeBB mengatakan di dalam siaran pers layanan kereta primer, Railjet, antara Wina di Austria dan Budapes di Hongaria serta layanan regional lintas-perbatasan terpengaruh akibat banyaknya pencari suaka .

Sebanyak 10.000 pencari suaka, katanya, naik keretanya pada Kamis, sehingga ratusan staf berkerja lembur sementara layanan kereta khusus terus berlangsung untuk menangani pengungsi.

Padahal dalam kondisi normal, layanannya mampu menangani tambahan 3.000 sampai 3.500 orang per hari.

Juru Bicara OeBB Michael Braun mengatakan keputusan untuk menghentikan layanan tersebut diambil demi alasan keamanan.

OeBB mengatakan tak ada tiket untuk tujuan Hongaria yang akan dijual untuk sementara waktu, dan pelajar, mahasiswa serta pelaju ke tujuan tertentu akan diangkut dengan bus.

Namun kereta antara Wina dan Kota Kecil Nickelsdorf di perbatasan akan tetap beroperasi. Namun perusahaan Kereta Hongaria, MAV, akan terus menyediakan layanannya dari Budapes ke Heyeshalom, tepat di seberang perbatasan dari Nickelsdorf.

Meskipun sangat banyak pencari suaka berharap bisa pergi ke Jerman, tak ada layanan kereta tambahan yang tersedia untuk mereka. Sebab layanan dan kereta yang tersedia sudah sangat sibuk.

Layanan kereta ke Jerman sudah berlangsung dengan kapasitas penuh. Hanya sejumlah terbatas pengungsi diperkenankan naik, tergantung kursi yang tersedia.

Antara