Lurah Pasar dan Ketua Paguyuban Pedagang Tersangka Kasus Kios Pasar Gondang

Lurah Pasar dan Ketua Paguyuban Pedagang Tersangka Kasus Kios Pasar Gondang

203

KORUPSI 2SRAGEN– Sempat dirahasiakan identitasnya oleh pihak kepolisian, identitas tersangka kasus dugaan korupsi penjualan kios di Pasar Gondang Tahun 2013 senilai Rp 525 juta akhirnya mulai terang.

Kejaksaan Negeri Sragen memastikan untuk sementara kasus tersebut sudah menyeret dua tersangka dan berkas perkaranya sedang dalam tahap penelitian oleh jaksa.

Dua pejabat yang sudah resmi berstatus tersangka itu masing-masing Lurah Pasar Gondang dan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Gondang. Kepastian itu diungkapkan oleh Kajari Sragen, Victor Saut Tampubolon didampingi Kasie Pidana Khusus, Yasin Joko Pratomo, Selasa (22/9/2015).

Victor mengatakan berkas kasus korupsi penjualan 3 kios Pasar Gondang sudah diterima dari penyidik Polres akhir pekan lalu. Berkas yang dilimpahkan itu sementara untuk dua orang tersangka masing-masing Ketua Paguyuban Pedagang dan Lurah pasar Gondang.

Baca Juga :  Serunya Lomba Nyanyi Antar Kepala OPD di Sragen, dari Bolak-balik WC Sampai Begadang Hafalkan Lirik

“Ada dua berkas yang kita terima dari Polres. Tersangkanya sementara dua orang itu. Saat ini berkas masih kita lakukan penelitian tahap satu,” paparnya.

Kasie Pidsus, Yasin Joko Pratomo menguraikan penelitian tahap satu itu meliputi penelitian terhadap kelengkapan berkasnya baik dari aspek formil maupun materiil. Setelah dinyatakan lengkap baru nanti akan meningkat ke tahap kedua yakni penyerahan tersangka dan barang buktinya.

“Kalau semua sudah lengkap baru kita lakukan tahapan penuntutan,” jelasnya.

Dalam berkas tersebut, kedua tersangka bakal dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan subsider Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Windoyo tetap menolak berkomentar saat ditanya perihal perkembangan kasus tersebut. Namun, saat dicegat sebelum gelar perkara pembunuhan di Mapolres kemarin, Windoyo sempat menyampaikan jika berkas kasus tersebut sudah dikirimkan ke kejaksaan.

Baca Juga :  Ngeri, Disambar Kereta Api 360 Ton, Jasad Kakek Asal Kerjo Ini Sungguh Mengenaskan

“Berkasnya sudah kita kirimkan ke kejaksaan kok,” tukasnya.

Perihal kemungkinan bakal menyeret banyak tersangka lain seperti  awal-awal penyidikan, Windoyo juga enggan memberikan komentar. Untuk diketahui, kasus ini mencuat beberapa bulan lalu dan sempat membuat geger seisi Dinas Perdagangan yang membidangi pengelolaan pasar termasuk Pasar Gondang.

Sebanyak 3 kios di pasar tersebut diam-diam diketahui dijual senilai total Rp 525 juta dan uangnya diketahui tidak disetor ke kas daerah padahal kios tercatat sebagai aset milik daerah.

Wardoyo

BAGIKAN