JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Mal Tetap Ramai Meski Ekonomi Tengah Lesu

Mal Tetap Ramai Meski Ekonomi Tengah Lesu

73
Ilustrasi: Joglosemar/Yuhan Perdana
Ilustrasi: Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO – Meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) telah menyentuh Rp14.300 per dolar AS, rupanya kunjungan masyarakat Surakarta ke mal tetap tinggi.

Contohnya di Solo Grand Mal (SGM). Menurut Selly Puspitasari, Public Relathio Officer (PRO) SGM, kendati nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar AS, SGM tetap ramai dikunjungi masyarakat.

“Rata-rata pengunjung untuk weekdays berkisar masih di atas 10.000 pengunjung. Sedangkan untuk weekend masih berkisar 20.000 hingga 25.000 pengunjung,” terang Selly sapaan akrabnya saat dihubungi Joglosemar, Selasa (15/9/2015).

Selly menjelaskan, kendati hampir semua tenant mengalami penurunan penjualan karena pengunjung yang cenderung menahan pembelian barang, namun untuk tenant-tenant yang ada di foodcourt penjualannya masih stabil.

“Hingga saat ini, (Selasa, 15 September-red) pengunjung SGM masih stabil,” tuturnya.

Sama halnya disampaikan Christina Tri M Public Relation Officer (PRO) The Park Mall. Christina menyampaikan, di tengah menurunnya daya beli masyarakat dampak kelesuan ekonomi nasional belum berdampak secara signifikan terhadap jumlah pengunjung .

“Trafik  pengunjung kami masih stabil,” terang Christina.

Satria Utama

BAGIKAN