Masih Berstatus Sengketa, Pemkot Solo Berencana Bangun Gedung Parkir di Sriwedari

Masih Berstatus Sengketa, Pemkot Solo Berencana Bangun Gedung Parkir di Sriwedari

98
Gapura Sriwedari
Gapura Sriwedari

SOLO-Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan membangun dua Gedung Parkir di Kottabarat dan Sriwedari. Hingga saat ini, pembangunan gedung parkir tersebut terus dikaji dengan melibatkan stakeholder terkait.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta, Yosca Herman Soedrajat mengatakan, bahu jalan di Kota Solo yang sampai saat ini masih dimanfaatkan sebagai lahan parkir mobil dirasa cukup mengganggu arus kendaraan dan memperparah kemacetan.

Padahal beberapa tahun terakhir ini jumlah kendaraan terus meningkat. Selain itu, padatnya bangunan yang tidak diimbangi dengan lahan parkir memadai mengakibatkan bahu jalan di Kota Solo memadat. Maka dari itu, dibutuhkan solusi berupa gedung parkir vertikal yang mampu menampung kendaraan selama parkir.

Baca Juga :  Tujuh Pejabat Baru Sragen Ditantang Sejumlah Tugas Berat, Begini Kata Bupati

“Lahan parkir yang ada baik off street maupun on street belum mampu menampung, parkir liar dimana-mana dan mengganggu hak pejalan kaki. Untuk itu, ini harus di cari solusinya,” terang Yosca di sela-sela acara pembahasan pembangunan gedung parkir di Kantor Dishubkominfo, Rabu (30/9/2015).

Saat ini, dibutuhkan 2.500 slot parkir untuk memindahkan parkir dari Jalan Slamet Riyadi. Berdasarkan rencana, Pemkot Surakarta akan membangun dua gedung parkir di Kottabarat dan Sriwedari sebagai solusi lokasi parkir.

Namun untuk lokasi di Sriwedari masih harus menunggu proses sengketa lahan antara ahli waris dengan Pemkot Surakarta. Untuk Sriwedari sendiri, luas tanah terdapat lahan seluas 4.800 meter persegi. Gedung Parkir di Sriwedari ini hanya mampu menampung 400 slot parkir mobil dengan ketinggian empat lantai. Kemudian terdapat parkir untuk motor dan tempat latihan mengemudi untuk pemula.

Baca Juga :  Kisah Pelatih Paskibraka Kota Solo. Belajar dari Buku, Tegas Terapkan Kedisplinan

Sedangkan di Kottabarat memiliki luas 19.000 meter persegi. Di Kottabarat bisa menampung 650 slot parkir mobil dengan ketinggian empat lantai dan satu basement yang berada dibawah lapangan sepakbola. Kemudian untuk parkir motor berada dilantai paling bawah.

“Saat ini semua masih dikaji, untuk DED nya baru 2016 nanti. Sedangkan untuk pembangunan nanti kita usulkan ke pusat, provinsi dan kota dengan dibuat konsep taman parkir,” imbuh Yosca.

Dwi Hastuti

BAGIKAN