JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Massa Pendukung Yuni Nyaris Bentrok dengan Massa Pendukung Agus

Massa Pendukung Yuni Nyaris Bentrok dengan Massa Pendukung Agus

235
BAGIKAN
Ilustrasi: dok.soloblitz
Ilustrasi: dok.soloblitz

SRAGEN– Ratusan personel Polres Sragen dikerahkan untuk mengamankan jalannya paparan penyampaian visi misi pasangan calon (paslon) bupati/wabup Pilkada Sragen di DPRD, Rabu (9/9/2015) kemarin. Personel bahkan harus berjibaku mengurai ratusan pendukung dari masing-masing paslon untuk menghindari bentrok.

Pantauan Joglosemar, sejak pagi, halaman DPRD sudah dipadati ratusan pendukung dari paslon Yuni-Dedy. Mereka memadati area parkir di sebelah barat gedung DPRD dan belum terlihat ada pendukung pasangan lain.

Situasi mulai memanas ketika tak lama berselang, ratusan pendukung pasangan Agus-Djoko Suprapto (Aman To) mendadak mengalir sekitar satu jam kemudian.

Disusul kemudian, puluhan kader dan tim sukses Sugiyamto-Joko Saptono (SUKO) yang ikut memanaskan sekeliling gedung DPRD. Hanya paslon JAGO yang tak terlihat mengerahkan pendukungnya secara signifikan.

Adu mulut dan saling ejek pun tak terhindarkan. Situasi kian memanas ketika acara mendekati selesai. Massa langsung merangsek dan saling adu argumen. Beruntung, aksi lebih jauh berhasil dihindari setelah aparat polisi langsung dikerahkan mengurai pendukung dan meminta agar segera bubar.

Kapolres Sragen, AKBP Ari Wibowo yang memimpin pengamanan mengimbau kepada pasangan calon dan pendukung untuk sama-sama menahan diri. Pihaknya juga meminta semua menaati aturan yang sudah ditentukan KPU.

“Aturannya jelas, kalau ada yang anarkis nanti semua ada sanksinya. Makanya kami harap semua bisa menjaga kondusivitas jangan sampai ada anarkis,” ujar Kapolres.

Sementara, Ketua DPRD Sragen Bambang Samekto mengingatkan sekalipun mengerahkan pendukung, semua paslon dan simpatisan diimbau tetap menjaga suasana kerukunan di masyarakat.

“Sehingga semangat untuk menyelenggarakan Pilkada serentak dan menghemat anggaran negara ini tetap terjaga dan berjalan baik serta kondusif,” ujarnya.

Wardoyo