Menpora Bantu Atlet dan Pemuda Berprestasi Menjadi PNS

Menpora Bantu Atlet dan Pemuda Berprestasi Menjadi PNS

62
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan melobi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kempan) untuk menyiapkan kuota PNS khusus untuk atlet dan pemuda berprestasi.

“Saat ini atlet maupun pemuda berprestasi harus menggunakan mekanisme yang sama dengan calon PNS yang lain. Makanya kami akan bicara dengan Menpan untuk memberikan slot khusus,” kata Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Penerimaan PNS dari kalangan atlet maupun pemuda berprestasi dilingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) saat ini memang tidak seperti dulu. Mekanisme penerimaan PNS menggunakan mekanisme yang sama dengan penerimaan PNS kementerian yang lain.

Untuk itu, kata dia, sebagai salah satu bentuk penghargaan dari pemerintah pihaknya akan berusaha untuk mencari formula meski saat ini masih terkendala dengan aturan yang ada.

Baca Juga :  Wisuda FSRD ISI Surakarta Bertemakan Garden Party

Saat ini sudah ada beberapa atlet berprestasi yang statusnya menjadi seorang pegawai negeri sipil di Kemenpora diantaranya adalah Triyaningsih (atletik), Luluk Hadiyanto (bulu tangkis), Suryo Agung (atletik), Ismu Harinto (tenis meja) dan Koko Prasetyo (voli pantai).

Meski cukup sulit menjadi PNS, ternyata banyak atlet Indonesia saat ini yang mempunyai tekad kuat untuk menjadi abdi negara. Seperti yang dilakukan beberapa atlet sepak bola mulai level timnas U-23 maupun U-19. Hanya saja tidak melalui kementerian.

Saat ini sedikitnya tujuh pemain sepak bola Indonesia yang baru saja diterima menjadi prajurit TNI. Sebut saja nama Ravi Murdianto, Manahati Lestusen, Dimas Drajat, Abduh Lestaluhu, Ahmad Noviandani, Teguh Amirudin dan Wawan Febriyanto.

Baca Juga :  Tingkat Konsumsi Ikan Masih Rendah, Warga Trangsan Sukoharjo Galakkan Gemarikan dan Berdayakan Kolam

“Saya mengapresiasi orang-orang yang berprestasi dibidang olahraga maupun paskibraka. Saya kira harus ada usaha lain untuk mendorong mereka untuk meraih cita-cita yang lain,” kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu.

Banyaknya pemain sepak bola yang banting stir ke profesi lain dinilai karena menjadi pemain sepak bola saat ini kurang menjanjikan karena kompetisi sedang dibekukan. Namun, pihak pemerintah meminta tidak mengaitkan hal tersebut dengan keinginan pemain.

Selain banting stir menjadi abdi negara seperti masuk TNI, ada pula mantan pemain yang menggeluti bidang lain yang jauh dengan profesi sebelumnya. Adalah Syamsir Alam. Mantan pemain Pelita Bandung Raya justru terjun ke dunia entertainment.

Antara

BAGIKAN