Panwaslu Solo Klarifikasi Pelanggaran Kampanye Pekan Ini

Panwaslu Solo Klarifikasi Pelanggaran Kampanye Pekan Ini

79
Ilustrasi
Ilustrasi

SOLO – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Solo menjadwalkan proses klarifikasi atas dugaan pelanggaran kampanye, pekan ini. Ketua Panwaslu Sri Sumanta mengatakan, ada dua kasus yang hendak diklarifikasi.

Pertama, dugaan keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS) dalam memfasilitasi dan menguntungkan salah satu pasangan calon (Paslon). Panwaslu mendapat temuan adanya pertemuan warga di Pucangsawit yang dihadiri Lurah Pucangsawit dan Ketua Paguyuban Warga Pucangsawit beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu ada upaya mengarahkan dukungan ke Paslon nomor urut 2 FX Hadi Rudiatmo-Achmad Purnomo.

Baca Juga :  Wisuda FSRD ISI Surakarta Bertemakan Garden Party

Kedua, penggunaan fasilitas negara  dalam melaksanakan kampanye. Hal itu terjadi pada kampanye Calon Walikota (Cawali) Nomor Urut 1 Anung Indro Susanto di Panti Wreda Dharma Bakti, Laweyan, Senin lalu. Padahal, panti tersebut merupakan unit teknis di bawah Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Solo.

“Untuk kasus pertama, pihak yang kami undang untuk klarifikasi adalah Lurah Pucangsawit, Ketua Paguyuban Warga Pucangsawit, Camat Jebres. Kami akan lebih menekankan pada netralitas PNS yang sudah diatur jelas pada Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN),” kata Sumanta, kepada wartawan, Kamis (3/9/2015).

Baca Juga :  Rotary Club Solo Raya Fokus Renovasi Rumah Tak Layak Huni

Sementara pada kasus kedua, Panwaslu akan menghadirkan Kepala Panti Wredha Dharma Bakti, warga panti, Cawali Anung Indro Susanto beserta tim  pemenangannya. Untuk kasus kedua, klarifikasi akan digelar pada Sabtu pekan ini.

“Dugaan pelanggaran kampanye Anung ini ada dua, yaitu penggunaan fasilitas negara dan money politic. Nanti semua kami dalami dalam tahap klarifikasi itu. Persoalannya dari Panwaslu belum memiliki dokumentasi kegiatan itu, karena tidak ada pemberitahuan kegiatan kampanye pada hari itu,” jelasnya.

Dini Tri Winaryani

BAGIKAN