Panwaslu Waspadai Kampanye Terselubung di Acara Pembagian Daging Kurban

Panwaslu Waspadai Kampanye Terselubung di Acara Pembagian Daging Kurban

151
Ilustrasi: Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
Ilustrasi: Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

BOYOLALI – Waspadai potensi politisasi pembagian daging kurban, Panwaslu Boyolali akan memantau pembagian daging kurban dari masing-masing calon bupati dan wakil bupati (Cabup dan Cawabup) pada saat Idul Adha.

Demikian diungkapkan Taryono, anggota Panwaslu Boyolali, Selasa (22/9/2015). Menurut Taryono, pihaknya berharap masing-masing calon dan tim sukses tidak memanfaatkan perayaan hari besar agama untuk berkampanye. Meski demikian pihaknya patut mewaspadai berbagai kemungkinan pelanggaran Pilkada.

Baca Juga :  Bawa Lari Enam Sapi dan Tipu Belasan Peternak di Tanon, Polres Sragen Kejar Sindikat Ini

“Harapan kami peringatan hari besar agama tidak dijadikan ajang kampanye, itu tidak etis,” ungkap Taryono, Selasa (22/9/2015).

Berbagai kemungkinan pelanggaran yang bisa terjadi di antaranya dengan mengemas pembagian daging kurban menggunakan tas plastik bergambar pasangan calon atau menyelipkan gambar dalam kemasan.

Baca Juga :  Perenang Muda Kota Solo Pilih Konsentrasi ke Jakarta

Guna mengantisipasi ini, Taryono menyatakan pihaknya akan melakukan pantauan di tempat-tempat yang digunakan masing-masing Paslon memotong kurban mereka. Biasanya pemotongan dilakukan di masjid-masjid yang ada di dekat kediaman masing-masing Paslon.

Ario Bhawono

BAGIKAN