Pasokan Melimpah, Daging Sapi dan Ayam di Klaten Turun Harga

Pasokan Melimpah, Daging Sapi dan Ayam di Klaten Turun Harga

191
ilustrasi
ilustrasi

KLATEN – Lantaran pasokan melimpah dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH), harga daging sapi dan ayam turun. Penurunan harga tersebut terjadi semenjak satu pekan lalu di Pasar Induk Kota Klaten.

“Harga daging sapi asal Boyolali turun hingga Rp 15 ribu perkilonya dari harga awal Rp 100 ribu perkilonya. Sedangkan harga ayam turun Rp 5 ribu perkilonya dari harga awal Rp 23 ribu perkilonya,”tutur salah satu pedagang Ngatmi (40) di Pasar Induk Klaten, Selasa (8/9/2015).

Menurutnya penurunan harga daging sapi tersebut karena permintaan konsumen cukup stabil dan pasokan daging sapi ke pasar tradisional melimpah. Meski belum signifikan, penurunan harga itu membuat konsumen senang.

“Harga daging sapi kualitas super masih bertahan di harga Rp 120 ribu per kilo, namun kalau daging yang kualitas medium Rp 85.000 per kilonya,”tutur pedagang lain, Mangun (35).

Sedangkan pedagang daging ayam, Sutarmi (41) mengatakan, daging ayam juga mengalami penurunan Rp 5 ribu sejak lima hari lalu. normalnya sekitar Rp 23 ribu perkilo, kini hanya Rp 18 ribu perkilo .

Dia malah memperkirakan harga daging ayam ras dalam beberapa hari nanti akan terus turun hingga mencapai Rp 15 ribu perkilogram.

“Karena pasokannya terus berlimpah seperti sekarang ini saya yakin harganya akan terus turun,” ujarnya.

Terpisah, Lurah Pasar Induk Kota Klaten, Baharudin membenarkan soal penurunan harga daging sapi dan ayam itu. Menurutnya penurunan dua komoditas daging itu terjadi semenjak satu pekan lalu.

“Ada banyak pasokkan daging sapi dari Boyolali yang masuk ke sini setelah harga daging sapi mengalami kenaikan pada Lebaran lalu,”tuturnya.

Menurut Baharudin, akibat penuruanan harga ini para pedagang daging di Pasar Induk Kota Klaten bisa menjual minimal 100 kilo daging sapi dan sekitar 150 kilo daging ayam dalam satu hari.

“Tampaknya konsumen senang dengan penuruan harga daging ini. Biasanya para pedagang dalam satu hari hanya laku terjual 50 kilo daging sapi sekarang naik dua kali lipat, sedangkan daging ayam penjualannya juga naik dua kali lipat,”ujarnya.

Dani Prima

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR