JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pemkab Ancam Cabut Surat Izin Pedagang yang Jual Kios Pasar Ir Soekarno

Pemkab Ancam Cabut Surat Izin Pedagang yang Jual Kios Pasar Ir Soekarno

111
BAGIKAN
Pasar Ir Soekarno Sukoharjo | Sofarudin
Pasar Ir Soekarno Sukoharjo | Sofarudin

SUKOHARJO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sukoharjo mengancam akan mencabut Surat Izin Penempatan (SIP) jika pedagang nekat menjual kios/los.

Penegasan ini diutarakan menyusul mencuatnya iklan jual beli kios Pasar Ir Soekarno di situs olx.co.id beberapa waktu lalu.

Kepala Disperindag, Anton Bambang Haryanto, menegaskan pedagang hanya mempunyai hak menempati aset milik pemirintah daerah tersebut.

“Disperindag sudah tidak kurang-kurang mensosialisasikan larangan memindahtangankan kios. Dalam setiap kesempatan sudah sering saya sampaikan. Aturannya sudah jelas, aset pemerintah tidak bisa diperjualbelikan,” tandas Anton, akhir pekan lalu.

Karena itu, Anton menegaskan, akan mencabut hak penempatan kios/los jika pedagang kedapatan nekat menjual atau memindahtangakan kios/los.

“Sebenarnya yang bodoh itu yang membeli. Kalau yang punya SIP ada apa-apa, pembeli tidak bisa memperpanjang SIP. Karena yang berhak kios/los itu nama yang sesuai SIP,” jelasnya.

Anton mengungkapkan, pihaknya telah menelusuri perkara terpampangnya iklan jual beli kios Pasar Ir Soekarno di situs olx.co.id. Menurut dia, perkara upaya menjual aset pemerintah yang sempat ditawarkan dengan harga Rp 350 juta itu sudah selesai.

Menurut dia, pemilik kios merupakan pedagang kuliner. Yang bersangkutan, kata dia, butuh biaya untuk pengobatan. Karena itu, dia meminta bantuan untuk menguangkan kios yang selama ini ditempatinya.

“Semuanya sudah kami panggil. Ternyata yang berniat menjual itu yang laki-laki (suami) dan tanpa sepengetahuan yang perempuan (istrinya). Padahal yang tercatat kios itu atas nama istrinya,” ungkap Anton tanpa menyebut identitas pedagang yang bersangkutan.

Sofarudin