JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pemkab Karanganyar Akui Pengawasan Peredaran Kosmetik Ilegal Masih Lemah

Pemkab Karanganyar Akui Pengawasan Peredaran Kosmetik Ilegal Masih Lemah

103
BAGIKAN
Petugas BPOM Jateng melakukan penyitaan kosmetik ilegal di Katanganyar | Joglosemar/ Mohammad Ayudha
Petugas BPOM Jateng melakukan penyitaan kosmetik ilegal di Katanganyar | Joglosemar/ Mohammad Ayudha

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar, mengakui sistem pengawasan terhadap peredaran obat maupun kosmetik di pasaran cukup lemah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Cucuk Heru Kusumo, saat ditemui sejumlah wartawan Jumat (4/9/2015) mengaku, keberadaan gudang obat di Baturan, Colomadu yang digerebek Balai Besar Pemberantasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama jajaran Polda Jateng, Kamis (3/9/2015) lalu, memang lepas dari pengawasan.

“Terus terang memang kita agak kesusahan mas, karena faktor keterbatasan personel yang bertugas di lapangan. Hal tersebutlah yang membuat pengawasan terhadap sejumlah obrt dan bahan kosmetik ilegal itu tidak bisa terkendali,” kata Cucuk.

Lebih lanjut diungkapkan Cucuk, kasus gudang obat ilegal bukan baru pertama ditemukan di Karanganyar. Sebelumnya, kasus serupa juga pernah ditemukan di wilayah Kecamatan Jaten.

Dikatakan Cucuk, jika sesuai prosedur, setiap penjualan farmasi maupun pendistribusiannya, baik dalam bentuk apotek maupun toko obat, harus mengantongi izin dari instansi kesehatan di wilayah setempat.

Namun faktanya, hingga kini banyak pelaku usaha yang tidak mengurus izin pendistribusiannya ke dinas. Salah satu faktor yang membuat toko tidak mengurus perizinan adalah adanya obat yang mestinya tidak boleh beredar bebas, tapi dijual di toko tersebut.

“Mereka itu menjualnya secara sembunyi-sembunyi. Jadi susah untuk kita lakukan pengawasan,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasi Farmasi dan Napza Anik Dwiyanti menambahkan, untuk apotek di Karanganyar sudah tertib dalam mengurus perizinan. Dari 120 apotek yang ada, semua berizin. Sehingga memudahkan dalam pengawasan peredaran barangnya.

Rudi Hartono

(Baca: BPOM Jateng Sita Ratusan Kosmetik Ilegal dari Rumah di Colomadu)