JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pemkab Karanganyar Berencana Bangun Proyek Gapura Perbatasan

Pemkab Karanganyar Berencana Bangun Proyek Gapura Perbatasan

181
BAGIKAN

karanganyarKARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah mempersiapkan gebrakan proyek besar disejumlah wilayah perbatasan. Proyek besar tersebut yakni pemerintah bakal membangun Gapura di tiga titik perbatasan.

Hal itu dikatakan Bupati, saat ditemui sejumlah wartawan Rabu (30/9/2015) digedung Setda. Tiga titik yang bakal dibangun gapura tersebut diantaranya yakni di daerah perbatasan Karanganyar – Wonogiri didaerah Jatipuro, Perbatasan Karanganyar dengan Kabupaten Boyolali yang terletak di Kecamatan Colomadu, dan Perbatasan Karanganyar – Sragen, yang terletak di Kecamatan Kerjo.

“Masing – masing titik pembangunan Gapura, kita sudah siapkan Rp 150 untuk proses pembangunannya, dan sekarang sudah dibahas dalam anggaran perubahan tahun 2015 ini,” kata Bupati.

Dikatakan Bupati, proyek pembangunan gapura perbatasan tersebut sengaja dibangun dan diprioritaskan, lantaran pemerintah Kabupaten ingin mepercantik infrastruktur dan membuat ciri khusus kabupaten Karanganyar agar nantinya dikenal oleh warga masyarakat yang bakal berkunjung ke Kabupaten yang memiliki potensi wisata yang curkup besar tersebut.

“Ini sudah kita anggarkan dan nanti untuk proyeknya akan kita lakukan lelang,” kata Bupati.

Disinggung terkait dengan adanya proyek pengembangan jalan yang ada di wilayah Kebakramat, perbatasan antara Kabupaten Karanganyar dengan Sragen. Bupati mengaku, bahwa proyek penambahan jembatan dan pelebaran jalan yang ada di perbatasan wilayah Kebakramat tersbeut adalah poryek dari Propinsi. Bupati mengaku, rencanna pelebaran tersebut sebenarnya sudah lama diusulkan. Dan Baru kali ini direalisasi.

“Sebenarnya itu memang sudah usulan lama, bahkan dulu itu sempat mau dirobohkan, karena jalan yang ada di sisi sebelah timur itu tak kunjung dikerjakan,” ungkap Bupati.

Tak hanya itu saja, pemerintah Kabupaten Karanganyar juga berencana di tahun 2016 bakal membongkar median jalan yang ada ditengah Jalan Protokol, mulai dari perempatan papahan sampai dengan Bejen.

Anggaran tersbeut saat ini juga sudah tersedia di perubahan, dan tinggal melakukan proses lelang.

“Dengan adanya pembongkaran median itu, diharapkan pemandangan yang ada di kota Karanganyar semakin terlihat, dan arus lalu lintas tidak nampak semrawut,” jelasnya.

Rudi Hartono