JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pemkab Klaten Pinjamkan 26 Motor untuk Operasional Polres dan Kodim

Pemkab Klaten Pinjamkan 26 Motor untuk Operasional Polres dan Kodim

68
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KLATEN – Bupati Klaten Sunarna meminjam pakaikan sebanyak 26 sepeda motor kepada Polres Klaten untuk membantu operasional anggota polres Klaten dalam menjalankan tugas pengamanan sehari-hari. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan saat kunjungan Kapolda Jawa Tengah ke Mapolres Klaten, Selasa (29/9/2015).

Bupati Klaten Sunarna mengatakan, peminjaman tersebut untuk memudahkan operasional Polres. Sedangkan ketika ditanya mengenai waktu peminjaman yang berdekatan dengan Pilkada, Sunarna menampik adanya tendensi politik.

“Tidak ada itu tujuan seperti untuk pinjam pakai kendaraan ini, tapi bila ada orang yang menyatakan seperti itu, silahkan. Tapi saya tekankan tidak ada tujuan politisnya,”tutur Bupati Klaten, selsa (29/9).

Sunarna menjelaskan, proses pinjam pakai tersebut telah melalui pengajuan pada 2014 lalu. Pengajuan tersebut kemudian dibahas dengan dewan melalui rapat dan akhirnya diputuskan masuk dalam APBD murni 2015. Namun demikian, untuk pengadaan puluhan motor tersebut harus memalui katalog elektronik (e-catalogue).

“Untuk pengadaan motor operasional tersebut didukung oleh Permendagri 17/2007 dan PP 24/2014, tentang pengelolaan barang milik daerah,”imbuhnya.

Sementara itu, informasi yang dikumpulkan Joglosemar, selain Polres Klaten yang mendapatkan motor pinjam pakai dari Pemkab Klaten. Kodim Klaten ternyata juga mendapatkan 30 sepeda motor pinjam pakai dari Pemkab Klaten. Penyerahannya akan dilaksanakan pada peringatan Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2015 mendatang.

Hal itu dikatakan oleh, Kabid Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klaten Jajang Prihono. Menurutnya, total sebanyak 56 sepeda motor yang akan dipinjam pakaikan kepada Polres Klaten dan Kodim Klaten.

“Sedangkan total biaya untuk 56 motor tersebut adalah Rp 900 juta yang diambil dai APBD murni 2015,”jelasnya.

Jajang menjelaskan, masa pinjam pakai akan berlaku selama dua tahun, dan bisa diperbarui. Dengan syarat segala urusan teknis menyangkut pemeliharaan motor menjadi tanggung jawab peminjam, termasuk pembayaran pajak.

“Dalam pinjam pakai sepeda motor ini, Pemkab menyerahkan Surat Tanda Nomor Kendaraan [STNK] kepada pemakai. Namun untuk Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor [BPKB], tetap berada ditangan DPPKAD,” pungkasnya.

Dani Prima