Pemkab Klaten Segera Renovasi Empat Buah Jembatan

Pemkab Klaten Segera Renovasi Empat Buah Jembatan

124
Jembatan Jalen yang terletak di Desa Paseban Kecamatan Bayat yang akan dilebarkan menjadi delapan meter. Jembatan tersebut dilebarkan karena sering mengalami macet ketika pagi hari. Foto: Dani Prima
Jembatan Jalen yang terletak di Desa Paseban Kecamatan Bayat yang akan dilebarkan menjadi delapan meter. Jembatan tersebut dilebarkan karena sering mengalami macet ketika pagi hari. Foto: Dani Prima

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Klaten melakukan renovasi atau perbaikan empat buah jembatan yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. Empat jembatan tersebut mulai diperbaiki karena kondisinya mulai rusak dan Pemkab Klaten mengeluarkan anggaran sebesar Rp 7,4 miliar untuk perbaikan tersebut.

Kepala DPU ESDM Klaten, Abdul Mursyid menjelaskan, jembatan yang direnovasi yakni jembatan Jalen di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Jembatan Buntalan, Di Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah dan Jembatan Sekalekan di Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah. Ketiga jembatan itu direnovasi dengan biaya total dana sekitar Rp5 miliar.

Baca Juga :  Perenang Muda Kota Solo Pilih Konsentrasi ke Jakarta

Selain itu, terdapat Jembatan Bentangan yang berada di Desa Wunut, Kecamatan Tulung dengan renovasi dibiayai Pemerintah Provinsi [Pemrov]Jawa Tengah senilai Rp2,4 miliar.

“Maka total anggran untuk perbaikan empat jembatan itu Rp 7,4 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember tahun ini,”imbuhnya.

Menurut Abdul, embatan-jembatan itu mendesak untuk diperbaiki karena umur jembatan sudah sangat tua. “Jembatan-jembatan itu rata-rata dibangun pada tahun 60an, sehingga kondisinya saat ini sudah kurang layak,”tuturnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPU dan ESDM Klaten, Sumarno juga menjelaskan, Jembatan Jalen di Desa Paseban, akan dilebarkan menjadi delapan meter yang sebelumnya hanya empat meter saja.

Baca Juga :  Bawa Lari Enam Sapi dan Tipu Belasan Peternak di Tanon, Polres Sragen Kejar Sindikat Ini

Selain itu, pada sisi kanan dan kiri jembatan akan diberi ruang untuk trotoar. Trotoar dimaksudkan sebagai jalur pedestrian bagi warga setempat serta pedagang yang menuju ke pasar.

“Jembatan Jalen kita lebarkan karena, disitu sering terjadi kemacetan, ketika aktivitas di Pasar Paseban meningkat ketika pagi hari,”ujarnya.

Sumarno melanjutkan, selain pelebaran jembatan, ada dua jembatan yang direnovasi total yakni jembatan yang berada di Desa Buntalan dan Desa Wunut . Lantaran seluruh badan jembatan dibongkar, arus lalu lintas dialihkan,”tuturnya.

Terkait target, Sumarno mengatakan seluruh proyek renovasi jembatan rampung pada pertengahan Desember mendatang.

Dani Prima

BAGIKAN