JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pemkot Solo Latih Relawan Penanganan Bencana Banjir

Pemkot Solo Latih Relawan Penanganan Bencana Banjir

49
BAGIKAN
Warga berkeliling melihat kondisi rumah tergenang banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo, Jumat (20/02/2015) di Pucang Sawit Jebres Solo. Untuk sementara warga mengungsi ke tempat lebih aman, luapan air Sungai Bengawan Solo mulai masuk kawasan penduduk Jumat dini hari dengan ketinggian mencapai paha orang dewasa. Foto: Joglosemar/Maksum N F
Warga berkeliling melihat kondisi rumah tergenang banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo, Jumat (20/02/2015) di Pucang Sawit Jebres Solo. Foto: Joglosemar/Maksum N F

SOLO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo menyiapkan relawan baru untuk ikut membantu dalam penanganan bencana banjir.

Nantinya mereka akan menjadi ujung tombak BPBD untuk penangananan pertama sebelum petugas datang saat terjadi banjir.

“Kami tengah menyiapkan relawan yang siap untuk membantu kami saat ada musibah banjir. Kan di Solo termasuk kawasan atau potensi yang rawan banjir,” ujar Kepala BPBD Kota Solo, Gatot Sutanto, Kamis (3/9/2015).

Relawan tersebut bisa melakukan pertolongan pertama saat banjir datang. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada korban banjir.

“Nanti bisa langsung bertindak dan sigap memberikan pertolongan pertama sambil menunggu petugas kami datang. Relawannnya itu dari masyarakat seperti Linmas yang ada ditiap-tiap kelurahan, mereka harus bisa renang karena akan melakukan pertolongan di air,” katanya.

Untuk pelatihan rencananya dilakukan Sabtu-Minggu, 5-6 Agustus di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

Sementara itu Danton Linmas Kecamatan Pasar Kliwon, Wahyudi menyatakan jika pihaknya mengirimkan dua personil Linmas untuk ikut dalam pelatihan penanganan musibah banjir.

“Ini salah satu bekal petugas untuk pertolongan pertama saat terjadi banjir. Kan banjir itu datangnya tiba-tiba warga tidak bisa siap-siap,” pungkas dia.

Ari Welianto