Pemkot Solo Sosialisasikan Peninggian Tanggul Bengawan ke Warga

Pemkot Solo Sosialisasikan Peninggian Tanggul Bengawan ke Warga

122
Warga melintas di tanggul Urban Forest Pucang Sawit Solo. Area Urban Forest banjir terkena luapan Sungai Bengawan Solo, Selasa (10/02/2015)_Foto_Maksum N F
Warga melintas di tanggul Urban Forest Pucang Sawit Solo. Area Urban Forest banjir terkena luapan Sungai Bengawan Solo, Selasa (10/02/2015)_Foto_Maksum N F

SOLO– Rencana peninggian tanggul Sungai Bengawan Solo mulai disosialisasikan ke warga. Hanya baru sebatas pemaparan rencana tersebut dan belum bisa dipastikan kapan rencana itu benar-benar akan direalisasikan.

“Sekitar satu bulan lalu ada sosialisasi soal rencana peninggian tanggul Sungai Bengawan Solo mulai dari Sangkrah sampai Semanggi. Itu baru sebatas sosialisasi awal belum sampai keteknisnya,” ujar Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Semanggi, Her Dwiyanto, Rabu (2/9/2015).

Warga sendiri belum tahu teknis peninggiannya seperti apa, apakah di sebelah timur atau barat. Karena jika memang di sebelah barat maka akan berdampak pada pemukiman warga.

Baca Juga :  Rutan Tahanan Pamerkan Hasil Karya Warga Binaan

Dalam sosialisasi tersebut ada beberapa warga yang mengusulkan agar peninggiannya itu di sebelah timur saja yang masuk bantaran sungai.

“Ada ratusan rumah di beberapa rukun warga (RW) yang berada di sebelah barat tanggul dan kemungkinan kena dampaknya. Pendataan warga dan pengukuran pun sudah di lakukan petugas tapi belum tahu realisasinya kapan,” ungkapnya.

Pihaknya pun meminta agar ada musyawarah terlebih dahulu dengan warga terkait dan dicarikan solusi yang tepat. Karena di sepanjang tanggul itu banyak pemukiman warga yang sudah ditempati cukup lama, sehingga diharap tidak ada gejolak dari warga.

Baca Juga :  Ponpes Budi Utomo Dapat Kunjungan Kapolresta Surakarta

“Kuncinya itu harus ada musyawarah dengan warga yang terkait, proyek ini memang ada sisi positifnya. Biar tidak ada gejolak, realisasinya itu masih panjang dan masih ada beberapa tahapan yang harus dilakukan,” kata dia.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Bapermas PP PA dan KB Kota Surakarta, Sukendar Tri Cahyo Kemat menyatakan memang ada sosialisasi soal peninggian tanggul. Namun belum secara detail soal dampak ke warga, baru sebatas mana-mana tanggul yang akan ditinggikan.

“Baru sebatas sosialisasi saja,” pungkas dia.

Ari Welianto

 

BAGIKAN