Pencuri Spesialis Motor Petani di Sragen dan Karanganyar Tertangkap

Pencuri Spesialis Motor Petani di Sragen dan Karanganyar Tertangkap

213
Ilustrasi | N F
Ilustrasi | N F

KARANGANYAR – Salah satu pelaku pencurian sepeda motor yang sebelumnya ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Karanganyar pekan lalu, yakni Suradi (35) warga Tohkuning, Karangpandan, Karanganyar, mengaku dirinya nekat melakukan pencurian lantaran sebelumnya mendapat pesanan dari Hadi Sumanto, (47) warga Mojogedang, Karanganyar, yang saat ini juga ditangkap oleh Satreskrim.

Hal tersebut terbukti saat kedua pelaku menjalani gelar perkara yang digelar oleh jajaran dari Mapolres Karanganyar, Rabu (30/9/2015) siang.

Dalam gelar perkara yang langsung dipimpin oleh Kasubag Humas Polres Karanganyar, AKP Suryo Wibowo tersebut, salah satu pelaku yakni Suradi, mengatakan ia mendapatkan pesanan dari Hadi Sumanto, yang tak lain diketahui bekerja sebagai makelar penjualan sepeda motor di daerah Mojogedang.

“Ya karena ada pesanan mas, terus saya mencari sepeda motor itu di daerah pegunungan milik para petani itu,” terang Suradi, saat ditanya sejumlah wartawan, dalam gelar perkara Rabu (30/9/2015).

Dari hasil curian tersebut, diungkapkan Suradi, ia menjual motor tersebut ke Hadi Sumanto dengan harga per unitnya Rp 500.000. Sedangkan oleh Hadi, yang saat itu juga ikut dalam gelar perkara, mengaku menjual per unitnya kepada sejumlah warga masyarakat yakni sekitar Rp 500.000 hingga Rp 1,5 juta.

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos

“Ya setelah saya beli, saya jual kembali ke warga dengan harga rata – rata ya Rp 500.000 sampai dengan Rp 1,5 juta mas, tergantung sepeda motornya,” kata Hadi.

Sementaran itu, menurut dari keterangan Kasubag Humas AKP Suryo Wibowo, mengatakan bahwa modus yang dilakukan oleh pelaku tersebut yakni sebelumnya setelah mendapatkan pesanan, pelaku mencari target dengan menggunakan sepeda motornya sendiri. Setelah mengetahui target yang akan dicuri, pelaku selanjutnya menitipkan sepeda motornya ke pasar atau warga terdekat.

Setelah berhasil, pelaku langsung mengantarkan sepeda hasil curiannya itu ke Hadi, dan meminta Hadi untuk mengantar kembali untuk mengambil motor pelaku, yang sebelumnya dititipkan.

“Pelaku melakukan aksinya sendirian, dan rata – rata dari korban adalah mereka yang sedang berada di sawah atau warga yang ada di lereng gunung,” terang Kasubag Humas.

Dari penangkapan kedua pelaku tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti yakni total 35 unit sepeda motor dan 32 nomer polisi palsu yang digunakan oleh para pelaku untuk mengelabuhi petugas.

Baca Juga :  Reaksi DPRD Sragen Mendengar Banyak Ibu Melahirkan di Jalan Gilirejo Baru

Tidak hanya di Karanganyar saja, pelaku juga melakukan pencurian di wilayah Sragen dan Sukoharjo.

“Atas tindakan yang dilakukan oleh keduanya. Pelaku pencurian yakni Suradi dikenakan pasal 362 KUHP tentang tindak pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun, dan untuk Hadi Sumanto, dikenakan pasal 480 KUHP, karena diduga kuat sebagai penadah hasil pencurian yang dilakukan oleh pelaku,” jelas Kasubag Humas.

Polres Karanganyar menghimbau, kepada masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motornya, untuk segera berkoordinasi dengan Polres Karanganyar. Pengambilan bisa dilakukan dengan cara menyertakan surat-surat kendaraan lengkap dengan identitas pemilik.

“Silahkan diambil, kalau memang ada yang merasa kehilangan, proses pengambilan gratis,” kata Kasubag Humas.

Diketahui sebelumnya, bahwa penangkapan kedua pelaku sendiri dilakukan oleh Satreskrim Polres Karanganyar, pada Rabu (23/9/2015) siang. Berawal dari penangkapan Hadi, dan selanjutnya mengembang ke Suradi.

Rudi Hartono

BAGIKAN