Pengusaha Diminta Turut Berfikir Solusi Parkir di Slamet Riyadi

Pengusaha Diminta Turut Berfikir Solusi Parkir di Slamet Riyadi

46
Taman area City Walk Jalan Slamet Riyadi tepatnya di daerah Purwosari dijadikan lahan parkir. | Ari Welianto
Taman area City Walk Jalan Slamet Riyadi tepatnya di daerah Purwosari dijadikan lahan parkir. | Ari Welianto

SOLO- Kurangnya lahan parkir di Kota Solo seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Melainkan pengusaha yang membuka usaha khususnya di Jalan Slamet Riyadi juga harus ikut bertanggung jawab.

Demikian disampaikan Anggota Komisi 2 DPRD Kota Surakarta Ginda Ferachtriawan saat mengikuti pembahasan pembangunan gedung parkir di Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta, Rabu (30/9/2015). Ia mengatakan pihaknya sepakat dengan menghapusan parkir di Jalan Slamet Riyadi.

Baca Juga :  Heroik, Upacara di Sungai Hingga di Atas tumpukan Sampah!

“Tapi seharusnya pengusaha juga harus bertanggungjawab. Jangan hanya dibebankan ke Pemkot,” kata Ginda.

Lanjut Ginda, sebenarnya pusat perbelanjaan yang ada di Jalan Slamet Riyadi itu memfungsikan basemant untuk lahan parkir dan bukan dikomersialkan. Berbeda ketika para pengusaha ini semua ikut bertanggung jawab, maka lahan parkir tidak akan menjadi masalah seperti saat ini.

Baca Juga :  Ponpes Budi Utomo Dapat Kunjungan Kapolresta Surakarta

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Kota Surakarta, Yosca Herman Soedrajat menambahkan, ada beberapa pusat pertokoan di Jalan Slamet Riyadi yang menyediakan lahan parkir mobil sendiri. Seharusnya hal tersebut bisa di tiru oleh toko-toko lain supaya bisa mengurangi parkir kendaraan di bahu Jalan Slamet Riyadi.

Dwi Hastuti

BAGIKAN