JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Perguruan Tinggi Belum Punya Kontribusi Atasi Masalah Transportasi Kota Solo

Perguruan Tinggi Belum Punya Kontribusi Atasi Masalah Transportasi Kota Solo

233
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SOLO –  Perguruan tinggi (PT) dinilai belum memberikan kontribusi terhadap permasalahan transportasi di Kota Solo.

Hal tersebut mengemuka dalam Workshop Civil Week 2015, Kamis (17/9/2015), di Gedung III Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Kendati demikian, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menuturkan, penelitian dan studi tentang jaringan trayek kendaraan umum oleh akademisi dengan melibatkan mahasiswa dapat dikatakan lebih efektif untuk membangun transportasi massal.

“Sudah ada kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan antara  Walikota  dengan Rektor UNS untuk mengurai permasalahan transportasi di Kota Solo melalui penelitian, namun hingga saat ini masih ada sekat sehingga timbul menjadi penghambat. Memang ada banyak ahli dan pakar transportasi di kampus, tetapi belum dapat menyelesaikan masalah penataan lalu lintas dan jaringan trayek juga permasalahan transportasi yang rumit di lapangan,” urainya kepada wartawan, di sela kegiatan.

Di sisi lain, Dosen Fakultas Teknik UNS Surakarta, Budi Yulianto menambahkan, workshop dengan tema “Evolusi Transportasi” tersebut diharapkan mampu mensinergikan visi dan misi perguruan tinggi untuk menciptakan green campus dengan program Pemkot Solo yang menyediakan angkutan massal.

“Pergerakan kendaraan di kawasan kampus setiap hari mencapai 20 ribu untuk sepeda motor dan 2 ribu kendaraan roda 4. Maka ini termasuk penyumbang besar pergerakan kendaraan di Kota Solo,” imbuhnya.

Budi menuturkan, penyinergian visi misi PT dengan program pemerintah dalam bidang transportasi diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan humanis.

Triawati Prihatsari Purwanto