JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Persis Solo Mulai “Batasi” Persis Junior

Persis Solo Mulai “Batasi” Persis Junior

154
BAGIKAN
Pemain Persis Solo Junior Fajar Setyoko (kanan) dan Jhoni Krisdiantoro (kiri) menghadang laju pemain Persiwi Wonogiri Teguh Santoso (tengah) pada laga perdana Piala Soeratin 2015, Minggu (19/04/2015) di Stadion Manahan Solo. Tim Persis Solo tergabung bersama tim PSISra Sragen, Persiharjo Sukoharjo dan Persiswi Wonogiri. Foto: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan
Pemain Persis Solo Junior Fajar Setyoko (kanan) dan Jhoni Krisdiantoro (kiri) menghadang laju pemain Persiwi Wonogiri Teguh Santoso (tengah) pada laga perdana Piala Soeratin 2015, Minggu (19/04/2015) di Stadion Manahan Solo. Tim Persis Solo tergabung bersama tim PSISra Sragen, Persiharjo Sukoharjo dan Persiswi Wonogiri. Foto: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan

SOLO – Prestasi mengkilap yang terus ditunjukkan jebolan Persis Solo Junior (Jr) membuat PT Persis Solo Saestu ogah kecolongan. Mereka akan membuka pintu lebar-lebar bagi Fredyan “Ucil” Wahyu dan kawan-kawan usai lulus dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah.

Ada empat pemain jebolan Persis Jr yang kini jadi bagian tim PPLP Jawa Tengah. Mulai Arga Permana, Fredyan “Ucil”, Riki Junian Adiputra dan Roni Sugeng Aryanto. Empat pemain itu jadi bagian tak tergantikan di PPLP Jateng. Bahkan Ucil dan Riki sukses menembus tim inti Timnas Pelajar Indonesia saat Asian Schools Football (ASF) Championship 2015 di Tiongkok lalu.

Dalam tahap perencanaan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Solo, para pemain PPLP Jateng lebih dahulu gabung di tim Persis Muda yang dipersiapkan mengikuti Liga Nusantara 2016. Namun, beberapa dari mereka berpeluang langsung menembus tim senior tanpa berlama-lama di Persis Muda.

“Tim-tim di dunia sudah berani mempromosikan pemain usia 18-19 tahun ke tim senior. Kami juga akan melakukan hal yang sama. Paling tidak pada tahun perdana mereka magang profesional dulu. Baru tahun berikutnya mulai dipercaya masuk tim inti,” terang Direktur Olahraga PT Persis Solo Saestu, Totok Supriyanto kepada Joglosemar, Jumat (18/9/2015) sore.

Dedi Cahyono dan Akbar Riansyah menjadi contoh sukses memberi kepercayaan pada pemain muda. Kerap duduk di bangku cadangan pada musim lalu, tahun ini keduanya jadi pemain tak tergantikan di tim utama. Padahal, dari segi usia Dedi dan Akbar masih dibawah 23 tahun.

Selain membidik jebolan Persis Jr, Persis Solo pun sudah siap memanggil jebolan Timnas Indonesia U-19, Bernardus Fernando Hilvan Klau Gomes. Bahkan satu tempat di lini depan sudah disediakan untuk pelajar kelas 3 SMAS Eksekutif Nusantara Makassar itu.

“Terlalu banyak pemain muda atau pemain senior tidak bagus. Kedepan kami akan mengkombinasikan pemain muda dengan pemain senior. Pemain muda punya tenaga, pemain senior pintar atur tempo,” tuturnya.

Selain membidik pemain muda, Persis sudah berancang-ancang membidik pemain senior. Salah satu yang diinginkan yakni mantan bek Persik Kediri, Slamet Sampurno yang tampil apik bersama Persinga Ngawi.

Nofik Lukman Hakim