Polisi: Penembak Gedung Kementerian ESDM Pakai Senjata Rakitan

Polisi: Penembak Gedung Kementerian ESDM Pakai Senjata Rakitan

88
Ilustrasi: Joglosemar/ Maksum NF
Ilustrasi: Joglosemar/ Maksum NF

JAKARTA – Polisi menduga pelaku penembakan Gedung Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada Kamis (10/9/2015) menggunakan senjata rakitan berdasarkan hasil analisis bentuk proyektil dan pecahan kaca.

“Dari analisa proyektil yang sedang berlangsung, diduga senjata yang digunakan adalah senjata rakitan,” kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal di Jakarta, Jumat (11/9/2015).

Namun polisi masih melakukan analisis untuk menentukan jenis senjata yang digunakan pelaku untuk menembak gedung milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos

Hari ini polisi akan memeriksa Staf Khusus Kementerian ESDM Widyawan Prawiraatmadja, yang ruangannya menjadi sasaran tembak.

Polisi sebelumnya telah memeriksa empat karyawan Kementerian ESDM terkait penembakan tersebut dan mengumpulkan barang bukti berupa proyektil, pecahan kaca dan kamera CCTV yang berada di luar dan di dalam ruangan.

Baca Juga :  Kisah Siswi SMA Bertemu Sang Ayah Saat Order Ojek Online, Ini Pesan Salma untuk Anak 'Broken Home'

Polisi menduga pelaku menembak Gedung Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dari Jembatan Layang Casablanca Jakarta Selatan.

“Jarak dari jembatan layang ke gedung tersebut jaraknya sekitar 40 meter,” kata dia.

Iqbal menegaskan sasaran tembak jauh dari ruangan Menteri ESDM Sudirman Said.  Iqbal belum bisa memberikan rincian mengenai jumlah pelaku dan motif mereka serta jenis kendaraan dan peluru yang digunakan pelaku.

Aubrey Kandelila Fanani | Antara

BAGIKAN