JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Polres Klaten Cek Kondisi Kendaraan Dinas Anggota

Polres Klaten Cek Kondisi Kendaraan Dinas Anggota

93
BAGIKAN
Mobil Polisi Lawan Arus . Foto: Oginawa
Ilustrasi . Foto: Oginawa

KLATEN – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Operasi Mantap Praja 2015,dan mendukung kegiatan oprasional harian, Polres Klaten menggelar apel pengecekan kesiapan kendaraan dinas anggota. Kegiatan ini sekaligus pengecekan real kondisi kendaraan dinas.

Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo mengatakan, pengecekan kendaraan ini intinya untuk mengetahui kekuatan baik personil maupun alat pendukung lain seperti kendaraan.

“Selain itu, saya ingin melihat perawatan kendaraan yang dilakukan oleh anggota. Apa benar perawatannya atau tidak. Ini penting karena untuk mendukung tugas kami,”ujarnya, Jumat (18/9).

Satu persatu kendaraan roda dua, maupun roda 4 Polres, diperiksa olej Kapolres Klaten. Pengecekan kendaraan difokuskan pada kelengkapan kendaraan. Semua kendaraan dinyalakan untuk mengatahui kondisi dan performa mesinnya.

Dari hasil pengecekan kendaraan dinas, akan dilaksanakan perawatan dan pemeliharaan pada 103 kendaraan dinas terdiri dari 73 kendaraan roda dua dan 30 kendaraan roda empat. Rata-rata perawatan adalah pada pergantian ban, rem, rotator serta service rutin.

Sementara itu, Kasubbag Sarpras Polres Klaten, AKP Mujiana mengatakan, nantinya perawatan kendaraan itu mekanismenya akan dilakukan melalui lelang sederhana, untuk memperoleh calon penyedia pelaksana pemeliharaan dan perawatan kendaraan tersebut.

“Perawatan kendaraan ini menggunakan dipa rupiah murni serta PNBP sebesar 130 juta, semuanya kami laksanakan dengan transparan dan profesional semuanya dapat dilihat dalam transparansi anggaran yang terpampang jelas di Polres Klaten,”jelasnya.

Menurutnya kendaraan dinas juga harus terawat agar pelayanan masyarakat bisa maksimal.

“Selain itu, pemeliharaan dan perawatan ini juga untuk mencegah agar jangan ada oknum yang meminta ke masyarakat dengan dalih perawatan kendaraan dinas yang rusak” kata Mujiana.

Dani Prima