Polsek Masaran Bekuk Bandar Cap Ji Kie Beromzet Jutaan Rupiah

Polsek Masaran Bekuk Bandar Cap Ji Kie Beromzet Jutaan Rupiah

249
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN– Jajaran Tim Polsek Masaran berhasil meringkus seorang bandar lapangan yang mengedarkan judi capjikie di wilayah Desa Pringanom, Kecamatan Masaran, Selasa (22/9/2015). Pelaku yang diketahui bernama Supriyanto alias Suprik (36) warga Dukuh Pringanom, Desa Pringanom RT 18, Masaran itu ditangkap ketika tengah asyik berjualan kupon capjikie di warung milik Sukarmin warga Dukuh Pakis Kulon RT 19, Desa Pringanom, Masaran.

Bandar capjikie beromzet jutaan itu digerebek dalam sebuah operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Masaran AKP Mujiono. Selain mengamankan pelaku, tim juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya uang tunai sebesar Rp 429.000, satu unit HP untuk transaksi, buku rekapan serta sepeda motor milik pelaku.

Baca Juga :  Ngeri, Disambar Kereta Api 360 Ton, Jasad Kakek Asal Kerjo Ini Sungguh Mengenaskan

Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo melalui Kapolsek Masaran, AKP Mujiono mengungkapkan penggerebekan dilakukan menyusul informasi warga yang resah dengan aktivitas peredaran capjikie yang digawangi oleh Suprik. Berbekal informasi itu, tim langsung bergerak melakukan pengintaian ke lokasi yang biasanya dijadikan lumbung penjualan kupon.

Tepat sekitar pukul 20.30 WIB, tim melacak keberadaan tersangka saat tengah mengedarkan kupon capjikie di warung Sukarmin. Tanpa basa-basi tim langsung meluncur ke lokasi dan melakukan penggerebekan.

“Setelah kita cek benar, lalu kita lakukan penangkapan terhadap Suprik. Tersangka kita tangkap tanpa perlawanan berikut barang bukti satu sepeda motor Honda AD 6038 APE, uang tunai Rp 429.000 dan barang bukti lainnya,” papar AKP Mujiono.

Baca Juga :  Serunya Lomba Nyanyi Antar Kepala OPD di Sragen, dari Bolak-balik WC Sampai Begadang Hafalkan Lirik

Tersangka berikut barang bukti yang disita, kemudian diamankan di Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan serta dilimpahkan ke Polres Sragen. AKP Mujiono menambahkan operasi itu dilakukan dalam rangkaian cipta kondisi serta tindaklanjut komitmen Polres untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat utamanya perjudian dan miras.

Sementara, Kasubag Humas Polres, AKP Saptiwi Retnowati menyampaikan tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres. Yang bersangkutan bakal dijerat dengan pasal 303 KUHP Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Wardoyo

BAGIKAN