JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Program Pengentasan Kemiskinan Boyolali Sasar 50 Desa

Program Pengentasan Kemiskinan Boyolali Sasar 50 Desa

111

logo BoyolaliBOYOLALI – Sebanyak 50 desa di Boyolali yang menjadi prioritas upaya pengentasan kemiskinan karena masuk dalam rambu-rambu merah.

Sementara itu terdapat satu kecamatan yang juga ditandai merah, dan tiga lainnya ditandai warna kuning.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Boyolali menyebutkan, 50 desa tersebut, tersebar di sejumlah kecamatan. Namun untuk tingkat kecamatan, Kecamatan Wonosegoro masuk kategori merah dan Selo, Juwangi, serta Kemusu yang masuk kategori kuning.

Menurut Hendrarto Setyo Wibowo, Kepala Bappeda Boyolali menegaskan, peringatan warna merah dan kuning tersebut berarti wilayah itu butuh intervensi kuat dari pemerintah untuk upaya pengentasan kemiskinan.

“Untuk di empat kecamatan itu, tidak semua desa dengan tingkat kemiskinan tinggi. Total ada 50 desa yang ditandai merah untuk tingkat kemiskinan dan masuk perioritas pertama pengentasan,” ungkap Setyo, Jumat (18/9/2015).

Dijelaskan Setyo, prioritas pengentasan kemiskinan dipetakan pada desa-desa yang memiliki jumlah rumah tangga miskin dan sangat miskin yang paling banyak.

Setyo menyontohkan, di Kecamatan Wonosegoro terdapat sejumlah desa yang menjadi prioritas, yakni Desa Garangan, Banyusri, Bojong, dan Repaking. Sedangkan di Kecamatan Juwangi terdapat Desa Krobokan dan Kalimati. Di Kecamatan Selo terdapat juga terdapat dua desa yakni Desa Jrakah dan Lencoh yang menjadi prioritas.

Upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Boyolali, dari tahun 2011 hanya mampu menurunkan kurang dari dua persen angka kemiskinan di tahun 2013. Pada 2011, tingkat kemiskinan Boyolali sebesar 14,97 persen, tahun 2012 turun menjadi 13,88 persen, dan tahun 2013 turun menjadi 13,27 persen.

Ario Bhawono

BAGIKAN